Polisi Tangkap 2 Penimbun Masker di Tangerang, 600 Masker Siap Diekspor ke China

Sebuah gudang di Tangerang diduga digunakan untuk menimbun masker. Pelaku diduga menimbun masker memanfaatkan isu virus corona.

WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Aparat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penimbunan masker pelindung mulut yang memanfaatkan isu virus corona, di Neglasari, Tangerang. 

TRIBUNJABAR.ID, TANGERANG - Sebuah gudang di Tangerang diduga digunakan untuk menimbun masker. Pelaku diduga menimbun masker memanfaatkan isu virus corona.

Dilansir dari Warta Kota, Gudang yang berlokasi di Kecamatan Neglasari, Tangerang, menyimpan sebanyak 600 ribu masker.

Penggerebekan dilakukan petugas, Selasa (3/3/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, menuturkan 600 ribu masker yang ditimbun dan disimpan di gudang, tidak memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan dan pihak terkait lainnya.

"Penggerebekan gudang penimbun masker itu dilakukan Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Selasa kemarin pukul 15.00."

"Sekitar 600 ribu pieces masker kami sita dari pergudangan di Neglasari, Tanggerang," kata Yusri, Rabu (4/3/2020).

Dua Warga Semarang Ditangkap Polisi Setelah Ketahuan Timbun Masker dan Cairan Antiseptik

Menurut Yusri, dua orang pemilik ratusan ribu masker itu adalah Hermanto dan Deny.

Keduanya diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Serta kita sudah periksa 3 saksi. Sore ini akan dirilis di TKP dan semuanya akan dijelaskan di sana," kata Yusri.

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sutarmo menuturkan, dari hasil penyelidikan, ratusan ribu masker tersebut rencananya mau diekspor ke Cina.

Halaman
1234
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved