Cerita Muhammad Al, Anak Kuli Bangunan Lulus Terbaik Bintara Polri, Ingat Ayah dan Sepeda Ontel

Muhammad Al Azhar (19) tidak pernah menyangka dirinya lulusan terbaik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur. Ayah adalah motivasinya

KOMPAS.COM/SUKOCO
Muhammad Al Azhar (19) remaja dari Desa Tempuran anak seorang kuli bangunan ini menjadi lulusan terbaik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polisi Daerah Jawa Timur tahun 2020. 

Doa yang dipanjatkan Muhammad Al Azhar tiap shalat malam, saat hendak tes, terkabul. Dia menjadi lulusan terbaik bintara di SPN Polda Jawa Timur

Dia sangat membanggakan dan membahagiakan orangtuanya yang hanya kuli bangunan

Sepeda ontel tua adalah motivasinya untuk lulus menjadi Bintara Polisi. Muhammad Al Azhar selalu membayangkan betapa susahnya orangtua bekerja dan berjualan sayur pakai sepeda ontel

//

TRIBUNJABAR.ID, NGAWI - Muhammad Al Azhar (19) tidak pernah menyangka dirinya lulusan terbaik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur Tahun 2020.

Pemuda asal Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur itu menjadi lulusan bintara terbaik dengan nilai 80,125 dari 685 siswa bintara. 

Hari Keenam Pencarian Ajengan Didi yang Tertimbun Longsor di Tasik, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

“Enggak nyangka kalau menjadi lulusan yang terbaik. Tekatnya pokoknya harus lulus,” ujar Al Azhar saat ditemui di kediamannya di Desa Tempuran, Selasa (3/3/2020). 

Anak kedua dari pasangan Heru Sukamto (60) dan Khomsiatin (51) ini bersama ratusan bintara lainnya dilantik  oleh Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan Senin (2/3/2020).

Usai pelantikan, Al Azhar mendapatkan cuti 12 hari sebelum melanjutkan pendidikannya.

Penyuka menu sop sayuran ini mengaku termotivasi menjadi polisi demi bisa kembali melanjutkan sekolah tanpa membenai orangtuanya yang hanya bekerja sebagai kuli bangunan.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved