Dua Hari Terakhir, Warga KBB Serbu Apotek Beli Masker dan Hand Sanitizer

Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam dua hari terakhir ini menyerbu apotek untuk membeli masker dan hand sanitizer menyusul penyebaran virus coro

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Seorang Apoteker di Apotek K24 Padalarang sedang melayani konsumen. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam dua hari terakhir ini menyerbu apotek untuk membeli masker dan hand sanitizer menyusul penyebaran virus corona Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia.

Apoteker di Apotek K24 Padalarang, Firmansyah (25), mengatakan bahwa dalam satu hari, ada 10 hingga 15 orang yang datang ke apotek tersebut.

"Hari ini saja sampai jam 10 pagi tadi sudah ada 15 orang yang cari masker dan hand sanitizer," ujarnya saat ditemui di Apotek K24 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (3/3/2020).

Virus Corona Masuk Indonesia, Hammersonic 2020 akan Tetap Berlangsung atau Dijadwalkan Ulang?

Namun, kata dia, stok masker dan hand sanitizer itu saat ini sudah kosong karena distributor masker tidak memasok, sehingga warga yang datang pun jarang yang bisa mendapatkan masker tersebut.

"Di kami stoknya kosong sudah lama, sekitar 2 minggu. Mereka pasti membeli masker itu buat jaga-jaga penyebaran virus corona," katanya.

Ia mengatakan, tiga minggu yang lalu, masker tersebut sempat tersedia sebanyak 1 boks saja, namun karena stoknya terbatas, masker tersebut habis dalam waktu yang sangat singkat.

"Sempat dikirim, tapi hanya 1 box yang isinya 14 plastik, per plastik isinya hanya 4. Harganya per plastik Rp 13 ribu," katanya.

Sementara di Apotek Kimia Farma Padalarang, stok masker saat ini hanya tersisa 3 pcs yakni masker N95 yang dijual seharga Rp 77 ribu, sedangkan hand sanitizer sudah habis sejak 2 minggu yang lalu.

"Kemarin masker N95 satu dus isi 20 pcs diborong oleh pekerja KCIC di dekat Stasiun Padalarang. Itu sisa terakhir di apotek ini," ujar Apoteker Kimia Farma, Novan (25).

Hingga saat ini, kata dia, Apotek Kimia Farma tidak mendapat kiriman baik lagi, baik masker maupun hand sanitizer karena stok dari distributornya terbatas.

"Hand sanitizer juga sekarang kosong, kalau masker hanya tinggal sedikit. Belum ada kiriman lagi," ucapnya.

Pemkot Tasikmalaya dan Pengelola Rumah Sakit Segera Bentuk Tim Khusus Penanggulangan Virus Corona

Rajin 4 Makanan Ini untuk Tingkatkan Imunitas, Virus Corona Tak Menular Bila Kekebalan Tubuh Bagus

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved