WNI Positif Terkena Virus Corona

Satu Pasien dari Cianjur Akan Dirujuk ke RSHS, Sempat ke Malaysia, Bupati Katakan Belum Tentu Corona

Satu pasien dari Cianjur akan dirujuk ke RSHS. Sempat ke Malaysia. Bupati katakan belum tentu karena virus corona.

Satu Pasien dari Cianjur Akan Dirujuk ke RSHS, Sempat ke Malaysia, Bupati Katakan Belum Tentu Corona
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman kunjungi RSDH setelah ada kabar pasien suspek corona dirawat di sana. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Cianjur geger dengan adanya informasi bahwa satu pasien dengan kondisi keluhan sesak dan kondisinya terpuruk dengan cepat masuk ke RS Dr Hafiz (RSDH), Jalan Pramuka, Senin (2/3/2020).

Kabar tersebut juga langsung menyita perhatian Plt Bupati Cianjur Herman Suherman yang langsung mendatangi RSDH bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

"Barusan saya cek langsung kepada dokter yang menangani, saya melakukan pengecekan setelah ada informasi di luar bahwa ada pasien yang terkena virus corona masuk ke RS Dr Hafiz," ujar Herman, Senin (2/3/2020) malam.

Herman mengonfirmasi pasien tersebut atas nama Tn D (55) pegawai Telkom Bekasi.

"Saya mendapat informasi yang bersangkutan sempat ke Malaysia pada 14-17 Februari, lalu tanggal 20 Februari mengeluh demam batuk," kata Herman.

Herman mengatakan Tn D pada tanggal 22 sampai 26 dirawat di RS Mitra Keluarga Bekasi dan tanggal 26 Februari pulang.

"Bersama keluarganya pasien pada tanggal 29 Februari mau ke Ciranjang mau berobat alternatif," katanya.

Ia mengatakan, hari ini pasien D merasa sesak berat dan kondisinya menurun dengan cepat.

"Keluarga lalu membawa Tn D ke dr Hafiz, karena pasien sesak berat dan kondisinya menurun cepat," kata Herman.

Ia mengatakan, warga Cianjur tak perlu panik karena masih dilakukan pemeriksaan dan baru dugaan.

"Baru diduga belum mengatakan pasien terkena virus corona, karena sakitnya sangat cepat keterpurukannya, kami doakan ia tak terkena virus corona, malam ini juga akan dirujuk ke RSHS Bandung," kata Herman.

Ia mengatakan, pihak RSUD Sayang juga sudah diimbau untuk waspada dan melakukan prosedur dalam pelayanan jika menemukan kasus dugaan virus corona.

"Saya sampaikan kepada warga Cianjur tak usah resah, ini belum tentu positif corona makan, perbanyak makan vitamin dan jaga pola hidup sehat," katanya.

Awas, Jangan Percaya Iklan Obat dan Masker Beri Garansi 100 Persen Atasi Corona, Tersebar di Medsos

Warga Bandung Borong Hand Sanitizer, Setelah Virus Corona Masuk Indonesia, Masker Juga Langka

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved