Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat Melakukan Pencanangan Rumah Sakit Jiwa Ramah Lingkungan

RS Jiwa Provinsi Jawa Barat melakukan pencanangan Rumah Sakit Jiwa Ramah Lingkungan (Global Green Healthy Hospital-GGHH)

Istimewa
RS Jiwa Provinsi Jawa Barat 

TRIBUNJABAR.ID - RS Jiwa Provinsi Jawa Barat melakukan pencanangan Rumah Sakit Jiwa Ramah Lingkungan (Global Green Healthy Hospital-GGHH) , antara lain melalui Kegiatan Kampanye Go Tumbler, No Plastic, Aksi nyata mengurangi sampah plastik.

RSJ Provinsi Jawa Batat menunjukkan komitmennya untuk memberikan aksi nyata dalam mengurangi penggunaan sampah plastik di lingkungan kerja.

RS Jiwa Provinsi Jawa Barat melakukan pencanangan Rumah Sakit Jiwa Ramah Lingkungan
RS Jiwa Provinsi Jawa Barat melakukan pencanangan Rumah Sakit Jiwa Ramah Lingkungan (Istimewa)

Hal ini disosialisasikan pada saat apel pagi berlangsung di Lapangan RSJ Provinsi Jawa Barat, Senin 2 Maret 2020.

Direktur Utama RSJ Provinsi Jawa Barat menyampaikan “Kita berkomitmen untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dimulai dari lingkungan kerja. Mulai hari ini, seluruh pegawai harus menggunakan tumbler sebagai pengganti botol minuman kemasan plastik”. ujar Elly.

Elly juga menghimbau dalam konsep Global Green Healthy Hospital, Sasaran Peningkatan Budaya Ramah Lingkungan di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat adalah Pemilik Rumah Sakit, Pengelola Rumah Sakit, Pasien, Keluarga Pasien, klien Rumah Sakit, praktikan, konsultan serta masyarakat sekitar Rumah Sakit.

Selain Itu Pegawai RSJ Provinsi Jawa Barat Mengucapkan Ikrar Yaitu : (1) Mendukung Pelaksanaan Misi Ketiga RSJ Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023, Yaitu ‘Mengembangkan Rumah Sakit Jiwa Yang Nyaman Berbasis Ramah Lingkungan’ (2) Mendukung Seluruh Kebijakan Dalam Penerapan RSJ Ramah Lingkungan (3) Akan Berkontribusi Dalam Penerapan Rsj Ramah Lingkungan Yang Meliputi Antara Lain : memilah sampah sesuai jenisnya dan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan atau kantong plastik, mengubah barang daur ulang menjadi lebih bermanfaat (recyle dan upcycle), menghemat pemakaian air, listrik dan sumber daya lainnya, tidak merokok di lingkungan RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, medukung hal-hal lainnya yang mendukung penerapan RSJ ramah lingkungan.

Seluruh jajaran Direksi dan pegawai yang menghadiri apel turut serta dalam launching penggunaan tumbler yang mulai di terapkan di lingkungan RS Jiwa Provinsi Jawa Barat. Program Go Tumbler- No Plastic ini menjadi salah satu Campain RSJ tahun 2020 ini. Nantinya seluruh pegawai di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat akan mendapatkan tumbler. Kampanye tersebut dibuktikan langsung pada saat apel pagi dengan pembagian tumbler yang sudah diisi “cai walagri”, yaitu air minum yang bersumber dari mata air seputar RSJ dan sudah diolah di RSJ dan memenuhi syarat parameter laboratorium sebagai air siap minum.

RS Jiwa Provinsi Jawa Barat melakukan pencanangan Rumah Sakit Jiwa Ramah Lingkungan
RS Jiwa Provinsi Jawa Barat melakukan pencanangan Rumah Sakit Jiwa Ramah Lingkungan (Istimewa)

Sebelumnya Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat, mengadakan workshop kesehatan bersama Health Care Without Harm (HCWH) Asia yang bermitra dengan United Nations Development Programme (UNDP) untuk meluncurkan the Sustainable Health in Procurement Project (SHiPP) di Indonesia yang telah dilaksanakan pada tanggal 23-24 Juli 2019.

Elly juga menyampaikan “Indonesia memiliki populasi pesisir sebesar 187,2 juta yang setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak terkelola dengan baik. Sekitar 0,48-1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pencemaran sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia. China memimpin dengan tingkat pencemaran sampah plastik ke laut sekitar 1,23-3,53 juta ton/tahun” data tersebut dikutip dari cnbcindonesia.com

Elly juga menyapaikan “Diharapkan Rumah Sakit di Indonesia dapat menerapkan Konsep Rumah Sakit Ramah Lingkungan memadukan elemen penting yakni mutu pelayanan kesehatan, keselamatan dan kenyamanan penghuni rumah sakit, desain dasar bangunan serta bangunan ramah lingkungan yang akan memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat, lingkungan rumah sakit dan sumber daya manusia di rumah sakit”.

Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan saat ini perlu menerapkan konsep rumah sakit ramah lingkungan karena alasan menggunakan cukup banyak sumber daya alam dan lingkungan. Penggunaan listrik, air bersih, bahan bakar, dan lainnya yang tidak bijak dan sistem pengelolaannya yang tidak ramah lingkungan akan menyebabkan beban pencemaran pada alam dan lingkungan hidup. (02/03)

Editor: bisnistribunjabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved