Raungkan Knalpot Motor, Pendukung Tiga Calon Duduki Kantor Desa Gunungsari di Ciranjang Cianjur

Puluhan pendukung tiga calon kepala desa menggeruduk kantor Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur

Raungkan Knalpot Motor, Pendukung Tiga Calon Duduki Kantor Desa Gunungsari di Ciranjang Cianjur
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Pendukung tiga calon kades menggeruduk kantor Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Senin (2/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Puluhan pendukung tiga calon kepala desa menggeruduk kantor Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Senin (2/3/2020) pagi.

Beberapa di antaranya meraungkan knalpot motor dan merangsek masuk ke aula desa.

Kedatangan mereka karena kekecewaan terhadap panitia pilkades satu di antaranya menyoal adanya fakta bahwa 1.049 warga di satu TPS tak bisa mencoblos.

Seorang ketua tim calon kades nomor 4, Unang Firmansyah (51) mengatakan, kedatangan warga merupakan aspirasi masing-masing yang menginginkan adanya pemungutan suara ulang.

"Di lapangan satu TPS ada sekitar 1049 warga yang tak bisa mencoblos," ujar Unang.

Ia mengatakan, seharusnya panitia berusaha menunggu atau memberitahu warga yang telah masuk daftar C6 agar mencoblos.

Persib Bandung Sengaja Pasang Kim Sejak Menit Awal, Robert Alberts: Ini Pergerakan Taktikal

"Banyak yang bisa dilakukan panitia, bisa menyuruh orang untuk menjemput atau memberitahu tetangga dan keluarganya agar datang ke TPS," kata Unang.

Kedatangan puluhan warga untuk menyampaikan aspirasi ke kantor desa diterima oleh Badan Permusyawaratan Desam

Ketua BPD Desa Gunungsari, Hermanto, mengatakan, pihaknya sudah menerima surat atasnama calon yang keberatan dan menginginkan audiensi.

"Permasalahan kemarin yang kami terima adalah DPT lalu ada dugaan pemilihan ganda, verifikasi administrasi, mereka yang keberatan adalah nomor dua, nomor tiga, dan nomor empat," ujar Herman.

Ia mengatakan, BPD sudah berupaya memanggil panitia dan meminta agar pabitia berusaha untuk menyiapkan jawaban atas keberatan warga.

Tahanan Kabur, Tak Ada CCTV di Jalur Tahanan Digiring dari Kendaraan ke Ruang Tahanan PN Bandung

Deni Ahmad Munawar Kabid Ekbang BPD mengatakan apa yang dikeluhkan warga adalah permasalahan teknis yang dilakukan panitia dalam menjalankan aturan main.

"Hari ini kami akan tanyakan kembali apa yang menjadi tuntutan warga, kami juga akan meneruskan aspirasi ini ke kecamatan untuk diteruskan ke kabupaten," ujar Deni.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved