Baru Selesai Dibangun, Trotoar di Soreang Malah Dibongkar Lagi untuk Saluran PDAM, Ini Kata DPRD

Misal, kata Yanto, yang awalnya akan dibangun Maret diundur menjadi April-Maret jadi Oktober-November.

lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung Yanto Setianto 

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Trotoar di Jalan Terusan Al Fathu Soreang, Kabupaten Bandung, yang belum lama selesai dibangun, kembali dibongkar untuk proyek pipanisasi Perumda Air Minum Kerta Raharja. 

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung Yanto Setianto, mengaku sangat prihatin melihat dan mendengar di lingkungan Kabupaten Bandung ternyata ada beberapa OPD maupun BUMD kurang kordinasi.

"Di mana pekerjaan yang telah selesai dikerjakan oleh OPD PUTR, dibongkar untuk kepentingan saluran PDAM,  mudah-mudahan itu kejadian terakhir di Kabupaten Bandung," ujar Yanto, di Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (1/3/2020).

Yanto mengaku, ke depannya akan benar-benar mengkordinasikan kepada seluruh yang berkaitan dengan infrastruktur.

"Hal itu menyebabkan high cost untuk PDAM karena ada pekerjaan bongkar pasang, juga melihat kondisi di lapangan dengan adanya bongkar pasang tersebut, khawatir kualitasnya tidak sama dengan semula karena bongkar pasang," kata dia.

Yanto, mengatakan, mulai hari ini  akan dikordinasikan dengan beberapa OPD yang punya program untuk ekspose baik program untuk tahun ini maupun tahun depan.

"Sehingga tidak terjadi lagi satu pihak membangun dan pihak lain karena ada kepentingan lalu dibongkar lagi," tuturnya.

Menurut Yanto, hal itu terjadi bukan karena ego, tapi karena masing-masing berniat membangun Kabupaten Bandung. 

"Hanya kelemahannya kurang kordinasi antara satu OPD dan lainnya," ujar dia.

Yanto mengungkapkan, dengan adanya bongkar pasang infrastruktur itu jelas pasti ada penghamburan.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved