Heboh Isu Sukabumi Berpotensi Diterjang Tsunami dan Gempa Besar, Ini yang Sebenarnya Menurut BMKG

Beberapa hari terakhir ini, isu mengenai zona megathrust yang berpotensi memicu gempa dan tsunami di Sukabumi, Jawa Barat, sedang jadi perbincangan.

Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi gempa 

"(Kajian potensi bahaya itu) bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan agar pemerintah daerah segera menyiapkan upaya mitigasinya secara tepat, baik mitigasi struktural (teknis) maupun kultural (non teknis)," tulisnya.

BMKG juga telah melakukan pemodelan peta tingkat guncangan gempa atau shakemap dengan skenario gempa magnitudo M=8,7.

Pemodelan itu, menunjukkan dampak gempa di Sukabumi dapat mencapai skala intensitas VIII-IX MMI.

Skala itu berarti gempa dapat merusak bangunan.

Dana Bantuan Tak Kunjung Cair, Ratusan Korban Gempa 2017 dari Pamarican Datangi DPRD Ciamis

Kemudian, jika besaran magnitudo M=8,7 ini digunakan untuk masukan skenario model tsunami, maka wilayah Pantai Sukabumi diperkirakan berpotensi mengalami status ancaman “AWAS” dengan tinggi tsunami di atas 3 meter.

"Namun demikian, satu hal penting yang harus dipahami oleh masyarakat bahwa besarnya magnitudo M=8,7 tersebut di atas adalah potensi hasil kajian dan bukan prediksi," tulis BMKG.

Lembaga yang berkantor pusat di Jakarta Pusat itu menekankan, meskipun kajian ilmiah mampu menentukan potensi magnitudo di zona megathrust, akan tetapi hingga saat ini teknologi belum mampu memprediksi dengan tepat dan akurat kapan gempa akan terjadi.

Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi (TRIBUNNEWS)

Karena itu, di tengah ketidakpastian kapan akan terjadi gempa yang berpotensi memicu tsunami, maka yang perlu dilakukan adalah upaya mitigasi.

Mitigasi itu dapat dilakukan dengan menyiapkan langkah-langkah kongkrit untuk meminimalkan risiko kerugian sosial, ekonomi, dan korban jiwa seandainya gempa benar terjadi.

Tak hanya itu, pemerintah menurut BMKG juga penting untuk memperhatikan peta rawan bencana sebelum merencanakan penataan ruang dan wilayah.

Halaman
1234
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved