Heboh Isu Sukabumi Berpotensi Diterjang Tsunami dan Gempa Besar, Ini yang Sebenarnya Menurut BMKG

Beberapa hari terakhir ini, isu mengenai zona megathrust yang berpotensi memicu gempa dan tsunami di Sukabumi, Jawa Barat, sedang jadi perbincangan.

Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi gempa 

TRIBUNJABAR.ID - Beberapa hari terakhir ini, isu mengenai zona megathrust yang berpotensi memicu gempa dan tsunami di Sukabumi, Jawa Barat, sedang jadi perbincangan.

Lantas, apa kata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengenal hal tersebut?

Melalui akun Instagram resminya, @infobmkg, BMKG telah menjelaskan mengenai potensi tersebut.

BMKG menjelaskan, wilayah pesisir Sukabumi secara tektonik memang berhadapan dengan zona megathrust Samudra Hindia.

Megathrust merupakan zona subduksi lempeng aktif dengan aktivitas kegempaan yang tinggi.

Adapun berdasarkan catatan sejarah, wilayah selatan Jawa Barat dan Banten sudah beberapa kali terjadi gempa kuat.

"Seperti pada 22 Januari 1780 (M=8.5), 27 Februari 1903 (M=8.1), dan 17 Juli 2006 (M=7.8)," tulis @infobmkg, dikutip TribunJabar.id, Minggu (1/3/2020).

Kata BKMG Mengenai Potensi Gempa dan Tsunami Melanda Sukabumi Dipicu Aktivitas Zona Megathrust

BMKG ternyata juga pernah melakukan kajian terkait potensi gempa tersebut.

Berdasarkan hasil kajian, pada tahun 2011 menunjukkan bahwa zona megathrust selatan Sukabumi memiliki magnitudo gempa tertarget yaitu M=8,7.

Berkaca dari potensi gempa tersebut, BMKG mengingatkan bahwa kajian potensi bahaya sangat penting dilakukan untuk tujuan mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

Ilustrasi gempa bumi.
Ilustrasi gempa bumi. (Pixabay.com)
Halaman
1234
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved