Kinerja Apik, Bank BJB Catat Laba Bersih Rp 1,56 Triliun Sepanjang 2019

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, mengatakan catatan positif yang ditorehkan perseroan menunjukkan kekuatan kinerja perusahaan sepanjang 2019

Kinerja Apik, Bank BJB Catat Laba Bersih Rp 1,56 Triliun Sepanjang 2019
Istimewa
Analyst Meeting Full Year 2019 bank bjb di The Ritz Carlton Pacific Palace, Jakarta, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk ( bank bjb) mencatat tren pertumbuhan kinerja positif sepanjang tahun 2019. Hal ini dibuktikan dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 1,56 triliun yang dibubuhkan perseroan.

Pertumbuhan laba tersebut diikuti penambahan nilai aset yang juga terkatrol dengan total nilai aset yang dimiliki bank bjb termasuk anak perusahaan tercatat sebesar Rp 123,5 triliun atau tumbuh sebesar 2,8% year on year (y-o-y).

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, mengatakan bahwa catatan positif yang ditorehkan perseroan menunjukkan kekuatan kinerja perusahaan sepanjang tahun 2019. Terlebih saat ini perseroan fokus pada dorongan terhadap berbagai program peningkatan ekonomi pemerintah dan inovasi pelayanan secara konstan dan gradual.

Gelaran bjb Bagi-Bagi Tandamata Meriahkan HUT Banjar

bank bjb ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Banjar ke-17 melalui penyelenggaraan event bertajuk “bjb Bagi-Bagi Tandamata”.
bank bjb ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Banjar ke-17 melalui penyelenggaraan event bertajuk “bjb Bagi-Bagi Tandamata”. (Istimewa)

"Hal ini dilakukan untuk menyongsong situasi kompetisi ke depan serta seiring dengan keberlanjutan usaha yang konsisten searah dengan program pemerintah pusat maupun daerah menjadikan semakin optimis mendukung laju kinerja perseroan," kata Yuddy dalam Analyst Meeting Full Year 2019 bank bjb di The Ritz Carlton Pacific Palace, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Menurut Yuddy,  Visi pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan tetap terus dijaga di tengah kondisi perekonomian secara makro yang masih mengalami ketidakpastian, likuiditas yang ketat serta tekanan suku bunga, kami masih dapat menjaga catatan laju pertumbuhan positif.  

Namun visi pertumbuah berkualitas ini memberi bukti kinerja memuaskan. Ini terlihat dari pertumbuhan sektor kredit yang menjadi ujung tombak utama perseroan dalam mendongkrak pendapatan yaitu 8,7 persen y-o-y menjadi Rp 81,9 triliun. Pertumbuhan total kredit ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang berada di kisaran 6,97 persen (per- November 2019).

"Kredit konsumer menjadi penyokong utama dengan pertumbuhan 9,4 persen. Angka kredit macet dan bermasalah (Non Performing Loan) juga berhasil ditekan pada kisaran 1,58 persen jauh di bawah rata-rata industri perbankan nasional yang tercatata 2,77 persen (per- November 2019)," katanya.

Kurangi Pengangguran dan Ciptakan Lapangan Kerja, bjb dan Human Initiative Gelar Pelatihan Wirausaha

Sementara itu, tutur Yuddy, jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun perseroan bertumbuh sebesar 2,7 persen y-o-y menjadi sebesar Rp89,3 triliun. Bank bjb juga berhasil meningkatkan porsi dana murahnya atau Current Account Saving Account (CASA) di level 49,6 persen.

Yuddy mengaku optimistis dan percaya diri menyambut tahun 2020. Terlebih, menurutnya, bank bjb telah menyusun strategi ekspansi usaha yang menunjang strategi mengakselerasi pertumbuhan sepanjang tahun, salah satunya melalui Penawaran Umum Berkelanjutan II (PUB II) Obligasi Subordinasi bank bjb senilai Rp 500,- miliar.

"Dana yang dihimpun tersebut dapat membantu kebutuhan ekspansi bisnis Perseroan melalui permodalan tier 2. Diharapkan dengan ketersediaan dana yang terkumpul akan semakin memberi tenaga guna menambah daya gedor penetrasi perseroan,' kata Yuddy.

Sedangkan untuk menunjang operasional, pengembangan berbagai produk dan jasa layanan keuangan yang telah dilakukan perseroan juga akan terus diperbaharui. Inovasi dilakukan guna memberikan pengalaman transaksi yang lebih nyaman, praktis sekaligus efisien.

Strategi inovasi ini turut pula dibarengi dengan langkah sinergi dengan para mitra yang telah terjalin demi meningkatkan loyalitas, kepercayaan dan kredibilitas perseroan.

"Langkah-langkah untuk menopang laju pertumbuhan bisnis telah kami persiapkan dan akan menjadi senjata andalan untuk digunakan menghadapi berbagai situasi. Seluruh aktivitas yang kami jalankan akan senantiasa beriringan dengan semangat untuk terus-menerus meningkatkan kualitas layanan demi mengoptimalisasi potensi pertumbuhan usaha dan mewujudkan visi menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia," ujar Yuddy. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved