Ikut Lomba Kutipan Pidato Bung Karno, Pelajar Jadi Tahu Pilkada Cianjur & Tambah Wawasan Pancasila

Sebanyak 100 pelajar SMA sederajat mengikuti lomba pidato kutipan Bung Karno dan dikenalkan wawasan Pancasila dan pendidikan politik kebangsaan

Ikut Lomba Kutipan Pidato Bung Karno, Pelajar Jadi Tahu Pilkada Cianjur & Tambah Wawasan Pancasila
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Lomba kutipan pidato Bung Karno di aula DPC PDI Perjuangan Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Kabupaten Cianjur, Sabtu (29/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 100 pelajar SMA sederajat mengikuti lomba pidato kutipan Bung Karno dan dikenalkan wawasan Pancasila dan pendidikan politik kebangsaan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Sabtu (29/2/2020) di aula kantor DPC PDI Perjuangan Jalan KH Abdulah Bin Nuh.

Acara juga diisi dengan pengenalan dan sosialisasi kepada pemilih pemula bahwa Cianjur sudah masuk tahun politik dan akan menghelat Pilkada Serentak 2020.

Ketua DPC PDI Perjuangan Susilawati, mengatakan kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari HUT PDI Perjuangan yang saat ini dilakukan pengenalan kepada generasi milenial.

Ini Daftar Nama-nama yang Bakal Diusung Golkar di 8 Kabupaten/Kota Saat Pilkada Serentak di Jabar

"Kami juga telah melakukan kegiatan perlombaan musabaqoh hifdzil Qur'an dan saat ini pelaksanaan lomba baca kutipan pidato Bung Karno," ujar Susi.

Ia mengambil tema seperti itu juga untuk mengenalkan Bung Karno agar pelajar diingatkan tentang funding father Indonesia.

"Kami juga mengingatkan kembali perihal ideologi Pancasila, supaya generasi milenial mencintai tanah air," katanya.

Ia mengatakan kegiatan dilakukan sesuai program DPC dalam rangkaian HUT dan ketua pelaksana dari Divisi Kebudayaan.

"Peserta dari tingkat SMA dan mahasiswa sekitar 100 orang," katanya.

Ini Pesan Penting Kapolres Sukabumi untuk Anggotanya di Pilkada Sukabumi

Menurutnya, sisi perlombaan dengan tema religius dan nasionalis ini sebagai bukti bahwa PDI Perjuangan juga menyentuh sisi kearifan lokal budaya dan agama.

"Hal ini juga sebagai sarana untuk generasi muda mencintai tanah air dan mencintai jasa para pahlawan, ada istilah jas merah, jangan melupakan sejarah," katanya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved