Kisah Detik-detik Jemaah Umrah Gagal Berangkat ke Arab Saudi, Banyak yang Histeris

Ahmad Munsit Abdulillah menjadi satu dari para jemaah umrah di Indramayu yang gagal berangkat ke Arab Saudi.

Kisah Detik-detik Jemaah Umrah Gagal Berangkat ke Arab Saudi, Banyak yang Histeris
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Ahmad Munsit Abdulillah peserta jamaah umrah sekaligus Direktur Darul Falah Tour & Travel Indramayu gagal berangkat ke Arab Saudi, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Ahmad Munsit Abdulillah menjadi satu dari para jemaah umrah di Indramayu yang gagal berangkat ke Arab Saudi.

Itu akibat pemerintah Arab Saudi menangguhkan sementara kegiatan umrah hingga 14 Maret 2020.

Hal itu sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 di negara timur tengah tersebut.

Ahmad Munsit Abdulillah yang sekaligus Direktur Darul Falah Tour & Travel Indramayu menceritakan detik-detik pembatalan pemberangkatan jemaah umrah di Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Kamis (27/2/2020) kemarin.

"Pas kebetulan kemarin saya melihat langsung dan saya juga aktor dari salah satu jemaah yang terdampak," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, saat ditemui di ruangannya, Jumat (28/2/2020).

Diceritakan Ahmad, saat itu, ia sedang menunggu pemberangkatan pesawat ke Madinah sekitar pukul 09.30 WIB.

Sudah Gelar Selamatan, Warga Lembang KBB Batal Ibadah Umrah Setelah Penangguhan dari Arab Saudi

Tak Bisa Masuk Arab Saudi, Jemaah Umrah Asal Bandung Pulang Setelah Sempat Transit di Kolombo

Adapun pesawat yang akan ditumpanginya itu dijadwalkan berangkat pada pukul 13.30 WIB.

Pada pukul 11.00 WIB ada informasi penerbangan ke Jeddah bahwa ada jemaah yang dikembalikan.

"Dari situ saya sudah merasa gelisah," ucapnya.

Pada pukul 12.00 WIB, setelah salat Dzuhur ada pemberitahuan lanjutan, bahwa penerbangan pesawat ke Madinah dibatalkan.

"Lalu sekitar Jam 13.15 WIB, ada informasi paspor pesawat jemaah umrah dikumpulkan karena ada informasi bagi jemaah umrah dan bagi jemaah yang menggunakan visa ziarah dilarang terbang dengan dalih virus corona," ucap dia.

Saat itu, Ahmad Munsit Abdulillah melihat banyak dari para jemaah yang menangis karena pemberitahuan tersebut.

Sebagian lagi ada juga yang histeris karena tak menyangka pada detik-detik hendak naik pesawat dan sudah menunggu di ruang tunggu, pemberangkatan ke tanah suci itu justru dibatalkan.

"Sebagian ada yang menangis, ada yang tidak percaya," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved