Bidik Dua Gelar Musim Ini, Persib Ingin Tampil di Kompetisi Asia Tahun Depan

Jika menjadi juara atau minimal duduk di posisi runner up Liga 1 2020 maka target ketiga akan mengikuti.

Bidik Dua Gelar Musim Ini, Persib Ingin Tampil di Kompetisi Asia Tahun Depan
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
PELATIH Persib Bandung, Robert Alberts (kanan), memimpin sesi latihan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung membidik target besar di tahun ini. Bukan cuma gelar di Liga 1 2020, tapi juga di Piala Indonesia. Target itu ditetapkan setelah pemain, staf pelatih dan manajemen bertemu di Graha Persib, Jalan Sulanjana Nomor 17, Kota Bandung, Rabu (26/2/2020).

"Pertemuan yang bagus kemarin. Pemain sudah memusatkan pikirannya pada kompetisi musim ini dan kami keluar dengan satu konklusi, kami ingin menjadi juara di dua kompetisi," ujar Pelatih Persib, Robert Alberts, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (27/2/2020).

Jika menjadi juara atau minimal duduk di posisi runner up Liga 1 2020 maka target ketiga akan mengikuti. Robert mengatakan, Maung Bandung ingin kembali bermain di kompetisi Asia musim depan.

"Jadi kami mematok target untuk dicapai bersama tim, kemarin," katanya.

Untuk mewujudkan target, pelatih asal Belanda ini berharap Piala Indonesia digelar lagi. Pasalnya, ajang yang mempertemukan tim dari tiga level itu tak dilaksanakan tahun lalu.

"Kami ingin memenangi liga dan kami harap ada keseriusan mengenai Piala Indonesia di tahun ini, bukan seperti sebelumnya, dimulai pada 2018 tapi baru selesai pada 2019. Harus ada penyelenggaraan profesional dari turnamen ini," katanya.

Demi mencapai target, Robert memastikan skuatnya sudah siap tempur. Persib akan menjalani laga pertama di kompetisi dengan menjamu Persela Lamongan, Minggu (1/3). "Kami sudah siap, kami siap memulai liga pada hari Minggu," ujar Robert.

Dia enggan mempermasalahkan akan memimpin pasukan di stadion mana pada pertandingan nanti. Namun, jika diperbolehkan memilih, Robert lebih senang bermain di GBLA ketimbang Stadion Si Jalak Harupat di Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

"Tidak peduli bermain di mana pun selama itu bukan di Siliwangi atau Arcamanik. Tentunya memang di sini (GBLA) tetap tempat dengan lapangan terbaik dan atmosfer yang terbaik, kami harus akui itu. Pemain merasa nyaman ketika bermain di lapangan GBLA," ujar Robert.

Yang paling penting, menurut mantan pelatih Arema Indonesia ini, tim dalam kondisi yang siap meraup tiga poin di hadapan bobotoh yang ingin tahu bagaimana tim pada musim ini.

"Jika kami serius untuk mendapatkan musim yang bagus, kami harus memulainya dengan baik di hari Minggu," katanya.

Pelatih yang menjalani musim keduanya bersama Maung Bandung ini enggan menjadikan hasil buruk Persela dalam ajang Piala Gubernur Jatim sebagai tolok ukur menjelang pertarungan nanti. Di ajang yang dijuarai Persebaya Surabaya itu, Persela menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang di fase grup.

"Hasil di pramusim tidak dihitung, maksud saya, sekali lagi, pramusim bukan soal hasil tapi bagaimana membangun tim. Kadang justru bagus ketika menelan kekalahan di pramusim karena bisa menjadi pembelajaran dari kesalahan yang dilakukan," ujar Robert.

Berbicara soal pramusim, Robert mengungkapkan setiap tim memiliki rencana sendiri. Termasuk Persela yang melakukan cukup banyak uji coba sebelum Liga 1 bergulir akhir pekan ini.

"Mereka memainkan 10 laga dan mereka tidak punya laga uji coba lagi karena laga melawan Persipura juga batal. Jadi mereka punya persiapan mereka sendiri dan tidak peduli dengan siapa kami bermain," katanya. (ferdyan adhy nugraha/syarif pulloh anwari)

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved