Survei Indobarometer, Ridwan Kamil : Pilpres Masih Jauh Tidak Relevan, Jika 2022 Baru Bicara Peluang
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menanggapi santai hasil survei Indobarometer yang dirilis beberapa waktu lalu
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menanggapi santai hasil survei Indobarometer yang dirilis beberapa waktu lalu mengenai tingkat popularitas dan elektabilitasnya jika dihadapkan pada Pilpres 2024
''Yang pertama, saya kira urusan 2024 masih jauh. Surveinya, kalau di tahun 2022 mungkin masih relevanlah. Baru juga pilgub kemarin, masih menunaikan janji-janji. Jadi menurut saya sebaiknya narasi 2024 agak dikurangi,'' kata Ridwan Kamil di sela kunjungan kerja di Melbourne, Australia, Rabu (26/2/2020).
''Kedua, terkait nama saya di survei, saya kira kita mengalir apa adanya. Karena memang tidak melakukan upaya-upaya untuk penguatan popularitas secara politis sih. Yang ada adalah sebagian warga mengkonsumsi kinerja melalui media. Kan begitu,'' kata Emil, sapaan Ridwan Kamil ini.
Diakui Emil, tugasnya saat ini adalah fokus untuk bekerja, berkinerja, dan berprestasi. ''Semoga hasil prestasi tersebut diapresiasi oleh masyarakat Jawa Barat, tapi juga masyarakat secara luas,'' kata Emil.
• Kronologi Tabrak Lari yang Timpa Ayah Jessica Iskandar, Kakak Jedar Jelaskan Panjang Lebar
Terkait survei popularitas yang dirilis Indobarometer, Emil mengatakan hasil tersebut bisa disyukuri saja.
''Saya kira ya syukuri aja. Karena kepala daerah yang tidak ada di Jakarta kan tidak berada di pusat atensi nasional. Sehingga saya kira wajar dan itu menjadi instrospeksi bersama,'' ujarnya.
Emil kembali menegaskan bahwa saat ini dirinya fokus bekerja. ''Saya baru setahun lebih setelah terpilih, per hari ini sedang fokus. Insya Allah panen-panen prestasi terjadi di 2021 dan 2022. Setelah itu baru kita bicara peluang atau hal-hal lain yang lebih fundamental,'' ujarnya.
• Ini Keunggulan Buah Manggis Asal Purwakarta, Sudah Diekspor ke Mancanegara
Dalam survei Indobarometer yang dirilis beberapa hari lalu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berada di posisi kedua setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, untuk Kategori Tingkat Pengenalan Kepala Daerah Besar dan Strategis.
Popularitas Kepala Daerah Besar dan Strategis yang paling tinggi adalah Anies Baswedan (91,7 persen), Ridwan Kamil (65,8 persen). Sementara posisi ketiga adalah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dengan (55,8 persen).