Musda Golkar Jabar di Cianjur Sudah Terbaca, Pengamat: Aklamasi untuk Hindari Politik Uang

Partai Golkar Jabar akan gelar Musda untuk menentukan Ketua DPD Partai Golkar Jabar beserta kepengurusannya periode 2020-2025, di Cianjur, awal Maret

istimewa
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi setelah melantik Bappilu Partai Golkar Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Partai Golkar Jawa Barat berencana akan menggelar Musyawarah Daerah ( Musda) untuk menentukan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat beserta kepengurusannya periode 2020-2025, di Cianjur, awal Maret 2020.

Partai Golkar di Jawa Barat selama ini memiliki tradisi dalam suksesi Ketua DPD Partai tersebut.

Paling tidak, sudah dua kali Musda menghasilkan dua ketua DPD melalui mekanisme aklamasi.

Taufik Hanya Tersenyum Saat Ditanya Soal Menjadi Balon Bupati dari Partai Golkar, Lalu Jelaskan Ini

Kedua ketua itu yakni Irianto MS Syafiuddin atau Yance dan ketua yang saat ini masih menjabat, Dedi Mulyadi.

Fenomena pemeliharaan tradisi tersebut mulai kembali tampak jelang Musda Golkar Jabar X.

Sangat kuat dikabarkan di internalnya, Golkar Jabar sudah bersepakat menetapkan Sekretaris DPD Golkar Jabar Ade Barkah Surahman sebagai ketua selanjutnya.

Penetapan tersebut mengarah pada kesepakatan mengangkat Wakil Ketua DPRD Jawa Barat tersebut menjadi suksesor Dedi Mulyadi.

Pengamat politik sekaligus peneliti CSI (Center Survey Independen) Hadi Saiful Rizal mengamini fenomena tersebut.

Ini Daftar Nama-nama yang Bakal Diusung Golkar di 8 Kabupaten/Kota Saat Pilkada Serentak di Jabar

Menurut dia, mekanisme aklamasi dimaksudkan untuk menangkal politik uang, politik transaksional, atau politik “dagang sapi”.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved