TPP ITB dan Fruitoday Berkolaborasi Ciptakan Wirausahawan Muda di Tegalmanggung

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pasca Panen (TPP) 'Vadra' ITB berkolaborasi dengan Fruitoday Company untuk menciptakan para entrepreneur baru di daerah

TPP ITB dan Fruitoday Berkolaborasi Ciptakan Wirausahawan Muda di Tegalmanggung
Istimewa
TPP ITB dan Fruitoday Berkolaborasi Ciptakan Wirausahawan Muda di Tegalmanggung, Kabupaten Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Himpunan Mahasiswa Teknologi Pasca Panen (TPP) 'Vadra' Institut Teknologi Bandung ( ITB) berkolaborasi dengan Fruitoday Company untuk menciptakan para entrepreneur baru di daerah.

Salah satu yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki para  mengimplementasikan peluang bisnis melalui potensi yang sumber daya yang ada di Desa Tegalmanggung, Kabupaten Sumedang.

Di sini, warga setempat diarahkan dan dibina oleh praktisi sekaligus wirausahawan muda Albi Arjani Founder dan CEO Fruitoday Company untuk bisa mengimplementasikan peluang bisnis masing-masing.

Bikin Terowongan Pakai Bahan Peledak, Dirut KCIC Sebut Sudah Sesuai Arahan LAPI ITB

Siapa Claus Wamafma, Orang Papua Lulusan ITB yang Baru Saja Ditunjuk Jadi Direktur Freeport

Hadir pula dosen Kewirausahaan ITB sekaligus CEO Lyco Farm, Pathmi Noerhartini, yang juga  dikenal sebagai pengusaha di bidang pertanian yang telah menghasilkan omset hingga milyaran dengan model penjualan produk pertanian super dengan pengalaman yang segudang dibidang pertanian.

Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Mahasiswa TPP ITB, Siti Sarah Agnia, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tegalmanggung.

Desa ini memiliki potensi pertanian yang besar, lahan yang subur dan mampu menghasilkan berbagai jenis komoditas, seperti padi, jagung, aren, umbi-umbian, dan sayur-sayuran.

"Kurangnya dukungan fasilitas teknologi pasca panen dan pemasaran yang baik menjadi kendala para petani untuk menjual hasil panennya," tutur Siti Sarah Agnia di sela Talk Show dan Pembinaan Kewirausahaan bagi masyarakat Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (23/2/2020).

Siti mengatakan bahwa para pemuda setempat masih kurang berminat  melihat peluang dan potensi agrobisnis di desanya sendiri.

Mereka  lebih memilih menjadi buruh pabrik atau bekerja di luar desa. 

Halaman
12
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved