Sebarkan Informasi Penculikan Anak di Medsos, Ternyata Hoaks, Warga Jember Ini Minta Maaf

Seorang warga Jember, RDA (29), menyebarkan informasi penculikan anak melalui media sosial Facebook, pada Minggu (23/2/2020).

Dokumentasi Polres Jember
Warga Jember yang menyebarkan informasi hoax tentang penculikan anak diamankan polisi 

TRIBUNJABAR.ID, JEMBER – Seorang warga Jember, RDA (29), menyebarkan informasi penculikan anak melalui media sosial Facebook, pada Minggu (23/2/2020).

Ternyata informasi penculikan anak tersebut palsu alias hoaks.

“Dia menyebarkan informasi hoax tentang penculikan anak pada Minggu (23/2/2020) kemarin,” kata Kapolsek Arjasa, AKP Eko Basuki melalui rilis yang diterima Kompas.com, Senin (24/2/2020).

RDA telah meminta maaf di hadapan forum musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Arjasa dan masyarakat atas perbuatannya.

Modus Ajak Hijrah, Guru SD Asal Musi Banguasin Ini Malah Culik Anak, Ditangkap di Magetan

Penyebaran hoaks itu bermula saat polisi menerima laporan penemuan seorang perempuan yang mengalami gangguan mental dan kebingungan. Petugas pun menjemput perempuan itu.

Saat penjemputan, salah seorang warga memotret aksi tersebut.

Foto itu kemudian diunggah ke media sosial Facebook dengan tulisan, "diduga penculikan anak di daerah Perum Arjasa Asri 1, hati-hati lur."

Informasi itu membuat warga resah. Informasi bohong ini jadi perbincangan warga hingga viral.

Polisi pun mencari penyebar informasi itu. RDA ditangkap dan dimintai keterangan di Polres Arjasa.

“Jika ditemukan orang asing yang mencurigakan, lapor polisi. Jangan main hakim sendiri, apalagi lapor pada Medos yang bisa memicu keresahan dan kepanikan warga,” kata Eko.

Atas aksinya, RDA meminta maaf di hadapan pemuka daerah dan masyarakat. Ia akan menjadikan insiden ini sebagai pelajaran.

“Saya atas nama pribadi meminta maaf, ini menjadi pelajaran bagi saya untuk tidak mudah menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya,” kata RDA. (Kompas.com/Bagus Supriadi)

Sempat Gegerkan Warga, Pelaku Penculikan Anak di Surabaya Dicurigai Lalu Disergap Ibu-ibu

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved