Breaking News:

Kesaksian Warga Bekasi Bertahan di Daegu Korea Selatan, Pelajar Dilarang Masuk Kampus dan Sekolah

WNI yang tinggal di Daegu, Korea Selatan, berusaha kuat dan tabah menghadapi virus corona atau covid-19 yang kian mewabah di kota tersebut.

Istimewa
Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020)) 

Menurut Nathasya, semua orang di Daegu sudah memakai masker.

Jumlah Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Melonjak 50 Persen, Kebanyakan dari Daegu

Sedangkan, persediaan masker di Daegu hampir kosong dan sangat sulit ditemukan di toko manapun.

"Biasanya KBRI Seoul kirim masker, cuma ya gitu terbatas sekali. Makanan di supermarket juga sudah pada sold out. Di sini sudah banyak yang sold out, kebutuhan makanan. Cuma kalau beruntung ya bisa dapat. Saya juga udah stock nasi dan telor," ujarnya.

Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020))
Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020)) (Istimewa)

Keluarganya di Bekasi, katanya, sangat khawatir, apalagi dirinya tinggal di Daegu. Sampai-sampai, ibu Nathasya menyebut Daegu sebagai Wuhan-nya Korea Selatan.

"Mamah saya udah maksa nyuruh saya balik terus ke Indonesia, sebelum Daegu di-lockdown (seperti Wuhan). Karena kalau sudah di-lockdown pasti akan susah proses pulangnya. Saya mau balik sebenarnya, cuma di sini masih banyak sekali tanggung jawabnya," ujarnya.

Berdasarkan data WHO, jumlah kasus corona virus covid-19 di Korea Selatan meroket dalam beberapa hari saja, menjadi 763 orang yang terinfeksi pada Senin (24/2) pagi.

Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020))
Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020)) (Istimewa)

Secara global berdasarkan data tersebut, virus ini terkonfirmasi menginfeksi 78.811 orang, sebanyak 1.017 di antaranya adalah kasus baru pada 23 Februari. Dari angka tersebut, di Cina tercatat ada 77.042 orang terinfeksi (650 kasus baru), dan 2.445 meninggal dunia (97 kasus baru).

Di luar Cina, virus corona ini menjangkiti 28 negara, sebanyak 1.769 orang terinfeksi (367 kasus baru) dan 17 di antaranya meninggal dunia (6 kasus baru). Korea Selatan menyusul Jepang sebagai negara dengan kasus terbanyak setelah Cina.

Selain Daegu, kawasan yang terjangkit corona virus di Korea Selatan adalah Gyeongbuk, Busan, Gyeonggi, dan Seoul. KBRI Seoul pun terus menghubungi para WNI di Korea Selatan untuk memastikan keselamatan mereka. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved