Kesaksian Warga Bekasi Bertahan di Daegu Korea Selatan, Pelajar Dilarang Masuk Kampus dan Sekolah

WNI yang tinggal di Daegu, Korea Selatan, berusaha kuat dan tabah menghadapi virus corona atau covid-19 yang kian mewabah di kota tersebut.

Kesaksian Warga Bekasi Bertahan di Daegu Korea Selatan, Pelajar Dilarang Masuk Kampus dan Sekolah
Istimewa
Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020)) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - WNI yang tinggal di Daegu, Korea Selatan, berusaha kuat dan tabah menghadapi virus corona atau covid-19 yang kian mewabah di kota tersebut.

Aktivitas warga, terutama sekolah dan perguruan tinggi terhenti, begitu pun dengan sejumlah pusat bisnis yang ikut tutup.

Warga Bekasi, Jawa Barat, yang tinggal di Pusat Kota Daegu selama lebih dari lima tahun, Nathasya Dewi Fourtina (23), mengatakan kampus tempatnya kuliah, Keimyung University melarang mahasiswanya untuk masuk kampus kecuali punya alasan yang penting.

Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020))
Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020)) (Istimewa)

Awalnya, mahasiswa dijadwalkan kembali kuliah pada awal Maret.

Namun, akibat merebaknya virus tersebut, diundur sementara jadi 16 Maret 2020.

Sayangnya, katanya, kampus ini belum siap dengan sistem pembelajaran online.

Kesaksian Seorang WNI, Kota Daegu Korea Selatan Bak Kota Mati, Warga Mengurung Diri di Rumah

"Kondisi di Daegu sekarang sepi banget, yang biasanya jam pulang kerja pasti rame, sekarang sepi banget. Toko toko juga udah banyak yang mulai pada tutup karena virus corona mewabah di Daegu," kata Nathasya melalui aplikasi pesan, Senin (24/2/2020).

Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020))
Kondisi Kota Daegu, Korea Selatan, pasca mewabahnya virus corona di kota tersebut. (Foto kiriman Nathasya, Senin (24/2/2020)) (Istimewa)

Nathasya nengatakan dirinya dan temannya yang tinggal di Daegu sementara ini pun diberhentikan dari pekerjaan paruh waktunya sampai waktu yang belum diketahui.

"Jadi kami enggak bisa kerja sampai meredanya virus corona, entah sampai kapan itu. Di Korea juga acara kelulusan ditiadakan karena virus corona," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved