Kronologi Tragedi Susur Sungai Siswa SMPN 1 Suri, Begini Detik-detik Mencekam Saat Air Menerjang

Kegiatan ekstrakulikuler pramuka SMPN 1 Turi berupa susur sungai yang dilakukan pada Jumat (21/2/2020) siang itu berakhir menjadi tragedi.

Kronologi Tragedi Susur Sungai Siswa SMPN 1 Suri, Begini Detik-detik Mencekam Saat Air Menerjang
TRIBUN JOGJA/HO/PUSDALOPS BPBD DIY
Kondisi pascakejadian banjir bandang yang menelan korban peserta susur sungai Pramuka SMPN 1 Turi di Outbound Valley Sempor Dukuh, RT.03/RW.10, Ngentak Dukuh, Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Jumat (21/2). Enam orang anggota pramuka SMPN 1 Turi dilaporkan hanyut terbawa arus aliran Sungai Sempor saat melakukan susur sungai dan hingga berita ini diturunkan petugas gabungan berhasil mengevakuasi 5 korban meninggal dunia. 

TRIBUNJABAR.ID - Kegiatan ekstrakulikuler pramuka SMPN 1 Turi berupa susur sungai yang dilakukan pada Jumat (21/2/2020) siang itu berakhir menjadi tragedi.

Sebanyak 7 pembina pramuka yang merupakan guru SMPN 1 Turi mengajak 250 siswa mengikuti kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Sampai saat ini, korban yangtelah ditemukan berjumalh 8 orang dan dua masih dalam pencarian.

Melansir dari Tribun Jogja, salah satu korban yang selamat adalah Zidan. Siswa itu menceritakan detik-detik kejadian itu kepada ibunya, Yuni.

Yuni mengatakan saat kejadian tersebut para siswa berjalan didampingi pembina.

Beberapa siswa berjalan di tepi namun ada pula yang berada di tengah sungai.

Ketika kegiatan berjalan, air sungai cukup dangkal.

Hujan belum turun di lokasi anak-anak itu berada.

Yuni mengatakan, anaknya berjalan sekitar 30 menit dengan menempuh jarak kurang lebih satu kilometer.

Belum mencapai tujuan, Zidan, kata Yuni, terluka karena tergores bambu.

Halaman
123
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved