Spanduk Sindiran di Rancamanyar: Jatuh di Jalan Saketi Tak Seindah Jatuh Cinta

Pemandangan tak biasa tampak di Jalan Saketi Cilebak, Desa Rancamanyar, Kabupaten Bandung.

Spanduk Sindiran di Rancamanyar: Jatuh di Jalan Saketi Tak Seindah Jatuh Cinta
Tribun Jabar/Ery Candra
Spanduk terpasang di Jalan Saketi Cilebak, RT 01/02, Desa Rancamanyar, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemandangan tak biasa tampak di Jalan Saketi Cilebak, Desa Rancamanyar, Kabupaten Bandung.

Terpampang jelas sebuah spanduk besar berwarna biru yang cukup mengundang perhatian dari warga yang melintas.

Pantauan Tribun Jabar, di spanduk itu tertulis pernyataan soal pihak yang berwenang untuk memperbaiki jalan tersebut.

Selanjutnya, tulisan di spanduk besar berisi harapan agar siapapun yang berwenang, agar segera memperbaiki Jalan Saketi.

"Jatuh di Jalan Saketi tak seindah jatuh cinta Pak!! Kami selaku warga sekitar memohon kepada pihak terkait, agar segera memperbaiki Jalan Saketi Cilebak dari jembatan kecil sampai jembatan besar. Terima kasih #Warga_Cilebak_Thea. 

UPDATE- 7 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Meninggal Akibat Hanyut di Sungai Sempor, 3 Orang Masih Hilang

Detik-detik Ratusan Siswa SMP Tersapu Arus Sungai Sempor Sleman, Hujan Gerimis, Air Tiba-tiba Datang

"Jatuh di Jalan Saketi tak seindah jatuh cinta Pak!! Kami selaku warga sekitar memohon kepada pihak terkait, agar segera memperbaiki Jalan Saketi Cilebak dari jembatan kecil sampai jembatan besar. Terima kasih #Warga_Cilebak_Thea.

Warga sekitar, Isap Supardi (71) mengatakan sepengetahuannya spanduk itu telah terpasang sekitar satu minggu lalu.

"Idenya dari warga untuk memasang spanduk ini. Dari dulu sampai sekarang enggak diperbaiki (Jalan Seketi Cilebak). Mungkin karena kesal (tetapi) bagus juga dipasang seperti ini, biar ada yang memperhatikan," ujar Isap kepada Tribun Jabar di lokasi, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/2/2020).

Ketua RW 02, Uhin Supriatna mengaku tak mengetahui persis sejak kapan spanduk itu dipasang. Pasalnya, tak ada komunikasi dan izin ke pengurus RW setempat.

"Tadi pagi saya baru tahu, pas lewat kok ada spanduk di situ. Setahu saya, kemarin belum ada. Mungkin malam hari dipasang," katanya.

Menurutnya, sesuai dari spanduk itu berisi permintaan agar jalan bisa diperbaiki karena kses jalan dari depan hingga melewati dua perumahan mengalami kerusakan parah. 

"Mungkin ide dari masyarakat itu bermula setelah jembatan gantung sempat jebol dua bulan lalu. Karena akses satu-satunya," ujarnya.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved