Ditangkap Satpol PP, Ternyata Wartawan Gadungan Ini Sering Peras SDN 2 Karawaci Sejak 2015

Seorang wartawan gadungan bernama Yosep ditangkap Satpol PP setelah membentak dan meminta uang kepada seorang guru SD Negeri 2 Karawaci, Kota Tangeran

Ditangkap Satpol PP, Ternyata Wartawan Gadungan Ini Sering Peras SDN 2 Karawaci Sejak 2015
ISTIMEWA
Pria bernama Yosep mengaku wartawan (tengah gondrong) diciduk Satpol PP Kota Tangerang 

TRIBUNJABAR.ID, TANGERANG - Seorang wartawan gadungan bernama Yosep ditangkap Satpol PP setelah membentak dan meminta uang kepada seorang guru SD Negeri 2 Karawaci, Kota Tangerang.

Ternyata wartawan gadungan tersebut sering meminta uang ke pengurus sekolah SD Negeri 2 Karawaci sejak 2015.

"(Pemerasan) sejak tahun 2015," kata Kepala Sekolah SDN 2 Karawaci, Dedeh Derniati, di Gedung TMP Taruna Kota Tangerang, Jumat (21/2/2020).

Bentak-bentak Guru Depan Murid SD, Wartawan Gadungan di Tangerang Ditangkap Satpol PP

Dedeh juga membeberkan kelakuan Yosep saat meminta uang ke pihak sekolah. Kata dia, Yosep tidak akan pergi jika tidak diberikan uang.

"Biasanya sih iya, kalau belum dikasih, belum pergi," ujar dia.

Dedeh kemudian menandai (tag) akun Instagram Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah saat mengundah video aksi Yosep ke media sosial.

"Kalau pribadi nggak usah (lanjut ke proses hukum), tapi ikut proses hukum dan arahan dari atasan kami. Kami juga punya atasan," kata dia.

Seorang wartawan gadungan diamankan Satpol PP Kota Tangerang pada Selasa lalu setelah membentak-bentak seorang guru di SD Negeri 2 Karawaci Kota Tangerang.

Rebutan Juara di Grand Final, Beda Keunggulan Lyodra dan Tiara, Bersaing Sengit di Indonesian Idol

Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kota Tangerang Agapito De Araujo mengatakan, penangkapan dilakukan setelah video rekaman yang menampilkan seorang guru dibentak pelaku bernama Yosep itu beredar luas.

"Diamankan karena membuat kegaduhan di depan anak-anak SD," kata Agapito, Kamis kemarin.

"Dia ngaku wartawan juga, dia bawa surat kabar sinar apa ke mana-mana," imbuhnya.

Pria tersebut juga tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) saat dimintai Satpol PP untuk menunjukkan identitasnya.

"Ditanya KTP dia nggak punya," ujar Agapito. (Kompas.com/Singgih Wiryono)

Pengurus Sebut Kawasan Situs Matangaji Cirebon Bekas Gudang Senjata di Era Penjajahan

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved