2 Pemain Bola di Sulawesi Tenggara Tersambar Petir Saat Bertanding, Seorang Meninggal

Dua pemain bola asal Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, tersambar petir saat bertanding pada Kamis (20/2/2020).

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Hujan deras disertai petir terjadi saat laga Persebaya VS PSMP Mojokerto berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (21/11/2017). 

TRIBUNJABAR.ID- Dua pemain bola asal Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, tersambar petir saat bertanding memperebutkan Bupati Cup U-16, Kamis (20/2/2020).

Akibatnya, satu orang tewas sedangkan satu pemain bola lagi harus dirawat di rumah sakit.

Dua pemain bola yang tersambar petir itu adalah Muhammad Ferry (16) dan Musta (16). 

Ferry meninggal sedangkan Musta masuk rumah sakit.

Pelatih Tim Persatuan Sepak Bola Tinanggea, Sahrum mengemukakan, Ferry terjatuh saat petir tiba-tiba menyambar.

LIVE STREAMING TV BERSAMA Persikabo vs Persib Bandung Sore Ini, Jangan Sampai Lupa

Teddy Tjahjono Pastikan Laga Uji Coba Persib Bandung vs Persikabo Tanpa Penonton di Stadion GBLA

Ia sempat berusaha berdiri. Namun, tubuhnya tak mampu. Ferry pun duduk sambil mengeluh kesakitan.

"Teman di dekatnya yang lihat tadi ngaku memang (tubuh) almarhum mengeluarkan asap," kata Sahrum, Jumat (21/2/2020).

Sempat dilarikan ke rumah sakit, Ferry kemudian tewas dengan luka bakar di tubuhnya.

Dua orang tersambar

Selain Ferry, petir juga menyambar satu rekannya yang lain bernama Musta (16).

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved