Breaking News:

Warga Urus KTP 2 Bulan Tak Kelar-kelar, Lewat Calo Rp 170 Ribu Langsung Jadi, Bupati Indramayu Geram

Warga mengurus e-KTP dua bulan enggak kelar-kelar. Lewat calo, bayar Rp 170 ribu langsung jadi. Plt Bupati Indramayu geram.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu, Kamis (20/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pengurusan layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) akibat kurangnya blangko e-KTP di Kabupaten Indramayu banyak dikeluhkan masyarakat.

Salah satunya yang dialami oleh seorang warga, Dedi (35).

Ia mengaku sudah mengurus pembuatan e-KTP di kecamatan tempat tinggalnya sejak Desember 2019.

Namun pembuatan e-KTP tersebut tidak kunjung selesai walau sudah memakan waktu lebih dari dua bulan.

"Akhirnya saya bayar orang (calo). Jadinya cepat, walau harus bayar Rp 170 ribu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (20/2/2020).

Dedi tidak menjelaskan secara detail bagaimana calo tersebut dapat dengan mudah membuat e-KTP.

Hanya saja, disampaikan dia, calo tersebut sudah biasa keluar masuk kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu untuk mengurus pembuatan Adminduk masyarakat.

Berdasarkan pengakuan calo, disampaikan Dedi, uang Rp 170 ribu rupiah tersebut digunakan untuk pencetakan dan ongkos.

Dengan rincian, 150 ribu rupiah untuk petugas yang mencetak e-KTP dan 20 ribu rupiah untuk ongkos transportasi ke kantor Disdukcapil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved