Pria di Cirebon Tembak Mata Kucing

Komunitas Pecinta Kucing Advokasi Kasus Penembakan Mata Kucing di Cirebon

Humas KPKC, Ais Ahmad, mengatakan bahwa KPKC mengawal kasus dugaan penganiayaan terhadap hewan ini hingga tuntas.

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kondisi terkini kucing milik Ulfiyah yang matanya ditembak senapan angin, Kamis (20/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komunitas Pecinta Kucing Cirebon (KPKC) tengah mengadvokasi kasus penganiayaan terhadap kucing milik Ulfiyah (43) warga Desa Beringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Humas KPKC, Ais Ahmad, mengatakan bahwa KPKC mengawal kasus dugaan penganiayaan terhadap hewan ini hingga tuntas.

"Kemarin kami sudah mengawal Ibu Ulfiyah laporan ke Polsek Ciwaringin," kata Ais Ahmad saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Kamis (20/2/2020).

Kronologi Pria di Cirebon Tembak Mata Kucing, Diduga Kesal Hewan Ternaknya Dimakan

Ia mengaku prihatin atas penganiayaan yang menimpa kucing bernama Ucu itu.

Menurut dia, tindakan penganiayaan terhadap hewan semacam itu mengandung unsur pidana.

Bahkan, perbuatan tersebut bisa diancam pasal berlapis dan ancaman hukumannya juga cukup berat.

"Yang dilanggar Pasal 302, Pasal 406, Pasal 335, Pasal 170, dan Pasal 540 KUHP. Itu ancaman hukumannya sampai 15 tahun penjara," ujar Ais Ahmad.

Ais mengatakan, pemilik kucing dan pelaku penganiayaan itu juga sudah bertemu.

Bahkan, kata Ais, pelaku mengakui telah menembak Ucu menggunakan senapan angin.

Pelaku beralasan kesal karena Ucu kerap memakan ayam yang diternaknya.

"Pelakunya warga Desa Gintung, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, dan sudah dilaporkan ke polisi," kata Ais Ahmad.

Diduga Tembak Mata Kucing Pakai Senapan Angin, Pria di Cirebon Diadukan ke Polisi

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved