Kepala Dinas di Cianjur Diduga Langgar Kode Etik, Bawaslu Cianjur Teruskan Kasus ke Bawaslu Jabar

Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Cianjur mengatakan bahwa seorang ASN yang menjabat kepala dinas telah memenuhi unsur pelanggaran kode etik

Kepala Dinas di Cianjur Diduga Langgar Kode Etik, Bawaslu Cianjur Teruskan Kasus ke Bawaslu Jabar
Tribun Jabar/Ferri AM
Ketua Bawaslu Cianjur Usep Agus Zawari didampingi Humas Bawaslu Cianjur Asep Tandang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Cianjur mengatakan bahwa seorang ASN yang menjabat kepala dinas telah memenuhi unsur pelanggaran kode etik.

Hal tersebut berdasarkan hasil kajian Bawaslu selama lima hari.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Zawari, mengatakan pihaknya akan meneruskan kasus ini ke Bawaslu Jabar dan Inspektorat Kabupaten Cianjur.

"Iya hasil kajian kami dugaan pelanggaran kode etik ASN ini memenuhi unsur dan akan kami teruskan ke Bawaslu Jabar, nanti Bawaslu Jabar yang akan meneruskan ke Komisi ASN," ujar Usep di kantor Bawaslu, Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Rabu (19/2/2020).

Karen Pooroe Bawa Cokelat Saat Anaknya Diautopsi: Yakin Kebenaran akan Terungkap Sesuai Firasat Saya

Usep mengatakan, dugaan pelanggaran tersebut didasari hasil pengawasan Bawaslu Cianjur melalui informasi media.

Bawaslu mendapatkan informasi dari media tentang adanya ASN yang mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati ke salah satu partai politik di Cianjur.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Cianjur, Tatang Sumarna, mengatakan dugaan pelanggatan kode etik ASN di lingkungan Pemkab Cianjur yang dilakukan oleh seorang kepala OPD berinisial OZM sudah dijadikan temuan oleh Bawaslu Cianjur.

"Temuan tersebut bernomor register 01/TM/PB/Kab/13 Februari 2020, adapun dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh saudara OZM didugaelanggar pasal 2 huruf f Jo pasal 9 ayat 2 Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, serta didiga melanggar pasal 11 huruf c peraturan pemerintah nomor 42 tahun 2004 tentanf pemninaan jiwa korps dan kode etik pegawai negeri sipil," ujar Tatang di kantor Bawaslu, Kamis (13/2/2020).

Afzal Harumkan Nama Cianjur dan Indonesia di Kompetisi Robotik Internasional

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved