Karen Pooroe Bawa Cokelat Saat Anaknya Diautopsi: Yakin Kebenaran akan Terungkap Sesuai Firasat Saya

Karen mengaku mempunyai firasat atas penyebab kematian Karen Pooroe. Ia yang sebagai ibu mempunyai hubungan kuat dengan sang anak.

Kolase Tribun Jabar (Instagram/karenpooroe dan Kompas.com)
Karen Pooroe Bawa Cokelat Saat Anaknya Diautopsi: Yakin Kebenaran akan Terungkap Sesuai Firasat Saya 

Ia memilih tak mendatangi pemakaman karena menghindari keributan dengan Karen Pooroe.

Kuasa hukum Arya Claproth, Andreas Nahot Silitonga berharap penyidik melihat rekaman CCTV tak hanya di hari kejadian.

Ia meminta rekaman CCTV di hari-hari sebelumnya pun dilihat.

"Ya itu, CCTV yang saya harapkan. Itu yang kami harapkan bisa dibuka, dibongkar semuanya, jangan hanya hari itu aja, tapi hari sebelumnya juga," kata Andreas di Polres Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020), dikutip dari Kompas.com.

Belum Bisa Terima, Karen Pooroe Tegas untuk Arya, Sebut Tidak akan Memaafkan Arya hingga Liang Lahat

Firasat Karen Pooroe Sebelum Anaknya Meninggal, Ternyata Sempat WhatsApp Arya Claproth

Tujuannya, kata Andreas, untuk menunjukkan betapa Arya menyayangi sang anak, Zefania Carina (6), yang diduga terjatuh dari apartemennya.

"Supaya tergambar nanti gimana hubungan ayah dan anak ini. Silahkan saja ditanya sama saksi, orang sekitar dan sekuriti gimana kondisi hubungan mereka, itu bisa kelihatan kok," ungkapnya.

Menurut Andreas, peristiwa ini menjadk pukulan keras bagi Arya dan pihak keluarga keluarganya.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved