Di Depan Pelajar, Wabup Bandung Ingatkan Penggunaan Teknologi Jangan Kikis Budi Pekerti

Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan menjadi Pembina Upacara Bendera di SMK 2 Angkasa Kecamatan Margahayu, Senin (17/2/2020).

Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bandung
Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan menjadi Pembina Upacara Bendera di SMK 2 Angkasa Kecamatan Margahayu, Senin (17/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan menjadi Pembina Upacara Bendera di SMK 2 Angkasa Kecamatan Margahayu, Senin (17/2/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Gun Gun Gunawan membahas dampak positif dan negatif kemajuan teknologi yang bisa dirasakan pelajar sebagai generasi muda.

“Perkembangan zaman dan pertumbuhan teknologi informasi memiliki banyak manfaat, tetapi jangan sampai mencabut akar budaya, adat istiadat, tatakrama dan budi pekerti,” ucap Gun Gun.

Gun Gun Gunawan menyebut, banyak contoh remaja pelajar yang bermasalah akibat tidak terkontrol dalam penggunaan teknologi informasi, semisal penyalahgunaan narkoba, tawuran antar pelajar, bullying, dan lain-lain.

Tak Ada Sanksi Hukum Soal Gelandangan dan Pengemis di Kota Tasikmalaya, Harus Terus Dirazia

Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan menjadi Pembina Upacara Bendera di SMK 2 Angkasa Kecamatan Margahayu, Senin (17/2/2020).
Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan menjadi Pembina Upacara Bendera di SMK 2 Angkasa Kecamatan Margahayu, Senin (17/2/2020). (Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Bandung)

Dunia pendidikan dituntut untuk dapat beradaptasi pada perkembangan ini, sehingga menjadi tantangan bagi para guru dalam mendidik siswa.

Menurutnya, pendidikan merupakan tolok ukur kemajuan bangsa. Pendidikan yang baik akan melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan generasi penerus yang berkualitas.

"Zaman yang dihadapi siswa saat ini tentu berbeda dengan zaman kita dulu. Tetapi hal yang sama adalah, pendidikan budi pekerti tidak boleh berhenti disisipkan dalam setiap kesempatan proses belajar mengajar,” ujar Gun Gun.

Tugas mendidik tak hanya merupakan tanggung jawab guru. Menurut Gun Gun, orang tua harus ikut memberikan contoh teladan dalam tanggungjawab, tata krama, budi pekerti, dan norma.

“Kolaborasi antara guru di sekolah dan orang tua di rumah dalam mendidik, menjadi strategi yang ampuh dalam membentuk karakter siswa. Dengan begitu, teknologi tak serta merta diterima dengan meninggalkan akar kebudayaan dan norma yang berlaku di masyarakat. Sehingga yang muda dapat menghormati yang tua dan yang tua memahami yang muda,” kata Gun Gun.

Ia mengimbau pihak sekolah, selain memberikan tugas dan pekerjaan rumah akademik, juga bisa memberikan tugas berupa tanggungjawab membantu orangtua. “Dewasa ini menjadi hal yang langka, remaja usia pelajar bisa mengerjakan pekerjaan orangtua di rumah,” katanya.

VIDEO SADISNYA IBU TIRI INI, Pukul Bocah Perempuan Sampai Luka di Sekujur Tubuh, Korban Trauma Berat

Perbaikan Lereng Tol Cipularang yang Longsor Ditargetkan 1 Bulan Tuntas

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved