Bisnis Logistik dari Cina Turun Hingga 30 Persen, Dampak Virus Corona Mulai Ancam Industri Tanah Air

Wabah Covid-19 atau lazim dikenal sebagai virus corona mulai terasa mengancam industri di Tanah Air.

Bisnis Logistik dari Cina Turun Hingga 30 Persen, Dampak Virus Corona Mulai Ancam Industri Tanah Air
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Muswil Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Barat ke-X, di Bandung, Rabu (19/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wabah Covid-19 atau lazim dikenal sebagai virus corona mulai terasa mengancam industri di Tanah Air.

Bukan saja industri yang bergerak di sektor riil yang memang masih banyak mengandalkan barang=barang impor asal Negeri Tirai Bambu, namun juga merambah ke sektor bisnis logistik.

Hal ini dirasakan sejumlah perusahaan logistik yang berada di bawah naungan Asperindo.

Update Total Ada 4 WNI Kru Kapal Pesiar Jepang Diamond Princess Terinfeksi Virus Corona

Dari data yang berhasil dihimpun, sejak Covid-19 merebak awal Februari ini, terjadi penurunan pengiriman logistik, khususnya dari Cina ke Indonesia yang mencatatkan angka cukup signifikan.

"Virus Corona memang berdampak cukup besar bagi binsis logistik. Kami memperkirakan terjadi penurunan sekitar 20 hingga 30 persen,” kata Ketua DPW Asperindo Jabar, Wayan Wardhana di sela Muswil Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Barat ke-X, di Bandung, Rabu (19/2/2020).

Menurut Wayan merebaknya virus mematikan ini merupakan tantangan berat yang dapat mengancam kegiatan bisnis di mana ekspor dan impor China - Indonesia jadi menurun karena terjadi pembatasan.

Dinyatakan Negatif Virus Corona, Sejumlah Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Bisa Pulang

Padahal banyak barang di Indonesia yang berasal dari Cina mulai dari bahan baku industri telekomunikasi, pakaian, gadget, barang rumah tangga, dan banyak lagi yang lainnya.

Salah satu upaya yang dilakukan para pengusaha logistik ini, kata Wayan, adalah dengan fokus mengoptimalkan jasa pengiriman logistik di pasar domestik.

Wayan berharap dukungan dari pemerintah agar para pelaku bisnis di sektor ini bisa tetap bertahan.

Halaman
12
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved