Breaking News:

Ditlantas Polda Jabar Akan Kaji Pengurangan Beban Kendaraan untuk Lewati KM 118 Tol Cipularang

Ditlantas Polda Jabar akan mengkaji soal kemungkinan membatasi beban kendaraan untuk melewati KM 118 Tol Cipularang

capture/Tribun Jabar
Likuefaksi atau pencairan tanah seperti yang terjadi di Palu pascagempabumi 2018 diduga menjadi pemicu terjadinya longsor di tepi Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) kilometer 118 +600 arah Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

 TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Ditlantas Polda Jabar akan mengkaji soal kemungkinan membatasi beban kendaraan untuk melewati KM 118 Tol Cipularang seperti direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Kita akan kaji dan bahas dulu dengan dengan Jasa Marga, Dishub, Pemda nanti. Insya Allah waktunya (rapat) bisa dilakukan hari ini," kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (18/2/2020).

Longsor terjadi di dekat KM 118 Tol Cipularang pada 11 Febuari 2020. Dua rumah rusak dan hektaran sawah tertimbun.

Lokasi longsor berdekatan dengan Tol Cipularang. Saat ini, Jasa Marga sedang memperbaiki KM 118.

Pengamanan lalu lintas dilakukan polisi. Kemarin,  PVMBGmengeluarkan 10 rekomendasi, termasik merekomendasikan pengurangan beban kendaraan untuk melewati jalur Tol Cipularang.

Likuefaksi Penyebab Longsor di KM 118, Jalan Tol Cipularang Dipastikan Tetap Aman

Longsor di Tepi Tol Cipularang, Ahli dari ITB Sarankan Kendaraan Berat Dibatasi Sementara Waktu

Eddy mengatakan, setelah membahas bersama instansi terkait, baru akan diputuskan bersama.

"Nanti kalau memang sudah ada hasil dari rapat, kami akan siapkan rekayasa pengalihannya," ujar Eddy.

Eddy menuturkan saat ini kendaraan-kendaraan jenis golongan satu seperti sedan, jip, pick up, masih dapat melintasi kawasan titik longsor.

Meski begitu, kendaraan-kendaraan itu, di arahkan untuk menggunakan lanjut sebelah kanan.

"Saat ini dua lajur paling kanan masih aman dan dapat dilalui. Untuk jalur yang sebelah kirinya jalur penyelamatan, kita pasang traffic cone agar tidak di lintasan kendaraan," ucap dia.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved