Baleendah dan Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir, Sejumlah Warga Masih Bertahan di Rumahnya

Hingga kini banjir masih menggenangi Baleendah dan Dayeuhkolot. Sejumlah warga memilih mengungsi

tribunjabar/lutfi ahmad mauludin
Baleendah dan Dayeuhkolot masih terendam banjir 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hingga kini banjir masih menggenangi Baleendah dan Dayeuhkolot. Sejumlah warga memilih mengungsi dan sebagian masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Menurut Warga Kampung Jambatan, Kelurahan Andir, Dede (50), banjir yang menggenangi kampungnya mulai hari Jumat lalu.

"Dari hari Jumat belum sampai kering, baru surut sedikit lalu naik lagi," ujar Ade, di Kampungnya, Selasa (18/2/2020).

Dede mengatakan siang hari air sempat surut namun sorenya terjadi hujan di daerah tersebut, atau daerah lainnya, maka air kembali meninggi.

"Ya mungkin di depan, terlihat dangkal tapi kalau ke dalam permukiman air tinggi, mungkin sekarang sekitar 1 meter, kalau sedang tinggi bisa mencapai 1,5 meter. Bahkan beberapa bangunan rumah ada yang usak," kata Ade.

Komplotan Pengedar Uang Palsu Diciduk Polres Cimahi, Waspada Begini Modus Kejahatannya

Begitu pun di Jalan Simpang Baleendah, kata Dede, siang hari surut dan bisa dilewati kendaraan.

"Namun saat air kembali meninggi, biasanya malam hari, sulit untuk dilewati kendaraan," ujar dia.

Dede mengaku, ia bersama istri dan dua anaknya memilih tetap bertahan di rumahnya karena memiliki lantai dua, meski banyak yang kini sudah mengungsi.

"Yang mengungsi kebanyakan yang rumahnya tidak memiliki lantai kedua," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved