Banjir di Kabupaten Bandung

Suasana Pengungsian di Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung pada Malam Hari

Sejumlah pengungsi yang rumahnya terendam banjir, tampak menempati gedung yang berada di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayehkolot

Suasana Pengungsian di Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung pada Malam Hari
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Suasana pengungsi korban banjir di gedung pengungsian yang berada di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayehkolot, Kabupaten Bandung, Senin (17/2/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM  
 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah pengungsi yang rumahnya terendam banjir, tampak menempati gedung yang berada di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayehkolot, Kabupaten Bandung, Senin (17/2/2020) malam.

Terlihat banyak para pengungsi yang sedang melepas lelah dengan rebahan di atas kasur lipat atau tikar, sebagian ada yang sedang makan malam.

Sedangkan beberapa anak-anaknya terlihat masih bermain.

Sempat Surut, Banjir di Dayeuhkolot Bandung Kembali Parah, Genangan Air Meninggi

Banjir di Dayeuhkolot, Bandung, Senin (17/2/2020)
Banjir di Dayeuhkolot, Bandung, Senin (17/2/2020) (Tribun Jabar/Lutfi AM)

Menurut salah seorang pengungsi, Tita (47), kini di pengungsian tersebut terdapat 135 jiwa dari 48 kepala keluarga.

"Di antara pengungsi terdapat 2 bayi, 7 balita, 1 ibu hamil, 2 ibu menyusui, dan 15 lansia. Untuk anak sekolah ada SD 21 orang, SMP 9 orang, dan SMA 5 orang," kata Tita.

Tita mengaku, ia dan keluarganya sudah mengungsi sejak hari Sabtu (15/2/2020), jadi kini sudah tiga hari.

"Kami mengungsi karena saat itu air cepat sekali naiknya," kata Tita.

Hujan Sebentar, Sejumlah Wilayah di Kota Bandung Dilanda Banjir

Wilayah Bandung diguyur hujan deras Senin (17/2/2020) siang hingga sore. Beberapa titik di wilayah kota kembang pun dilaporkan digenangi air banjir.
Wilayah Bandung diguyur hujan deras Senin (17/2/2020) siang hingga sore. Beberapa titik di wilayah kota kembang pun dilaporkan digenangi air banjir. (Istimewa via Twitter @awansiahaan dan Instagram @infobandungkota)

Menurut Tita, kebanyakan yang mengungsi bersamanya merupakan warga yang tidak memiliki lantai dua, tapi ada juga yang punya lantai dua yang mengungsi.

"Lebih aman di sini, kemarin sempat kering, lalu beres-beres rumah tapi sorenya air datang lagi menggenang lagi. Tadi juga sama seperti itu," kata dia.

Kini di tempat pengungsian, kata Tita, belum ada dapur umum, tapi terdapat bantuan makanan setiap malamnya dari Desa berupa beras dan mi instan.

"Yang dibutuhkan kami, ya mungkin makanan, obat-obatan, pempers, selimut dan lainnya," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved