Pemkab Ciamis Undang Para Ahli untuk Meneliti Sejarah Galuh, Ridwan Saidi Tak Diundang

Efek dari pernyataan budayawan Ridwan Saidi yang menyebutkan di Ciamis tidak pernah ada kerajaan ternyata terus

Pemkab Ciamis Undang Para Ahli untuk Meneliti Sejarah Galuh, Ridwan Saidi Tak Diundang
Tribun Jabar/Andri M Dani
Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya menemui pengunjukrasa yang menyikapi pernyataan Ridwan Saidi di Alun-Alun Ciamis Jumat (14/2/2020) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Efek dari pernyataan budayawan Ridwan Saidi yang menyebutkan di Ciamis tidak pernah ada kerajaan ternyata terus bergulir.

Bahkan Pemkab Ciamis sudah menjadwalkan hari Kamis (20/2/2020) nanti akan menggelar pertemuan dengan mengundang para ahli, para pakar terutama pakar sejarah dari berbagai perguruan tinggi, akademisi, budayawan, tokoh masyarakat Ciamis berbagai elemen.

Termasuk para trah Galuh, komunitas adat, kabuyutan Galuh dari berbagai situs peninggalan Galuh.

“Sudah dijadwalkan hari Kamis (20/2) akan digelar pertemuan. Sejumlah pakar ahli sejarah diundang. Ada Prof Nina Lubis, Prof Subarna dan pakar lainnya.Pertemuan tersebut untuk menyikapi  apa yang terjadi sekarang (dampak pernyataan Ridwan Saidi di kanal youtube),” ujar Wabup Ciamis Yana D Putra kepada wartawan seusai pertemuan para peternak ayam Ciamis dengan Wagub Jabar H Uu Ruzanul Ulum di Aula Setda Ciamis, Senin (17/2/2020) sore.

Apakah babeh Ridwan Saidi akan diundang pada pertemuan tersebut? Tanya wartawan. “Tidak ada itu, apa pentingnya. Ngapain ngundang Ridwan Saidi, itu tidak penting,” tegasnya.

Pascalongsor Tebing, Arus Lalu Lintas di Tol Cipularang Berjalan Normal

Dalam pertemuan tersebut nanti menurut Wabup Yana, ada kesimpulan tindak lanjut. Apakah Ridwan Saidi akan dilaporkan secara hokum atau tidak tergantung hasil pertemuan Kamis (20/2) nanti.

Dengan adanya kehadiran para ahli sejarah, arkeolog serta akademisi pada pertemuan tersebut nanti ada tindak lanjut untuk dilakukan penelitian sejarah Galuh secara menyeluruh.

“Itu yang penting, perlu ada penelitian secara menyeluruh dengan melibatkan para ahli. Untuk membuktikan bahwa Kerajaan Galuh itu pernah ada dan tetap ada,”ujar Wabup Yana D Putra.

Hasil penelitian menyeluruh dari para ahli tersebut nanti kata Wabup Yana D Putra bisa disusun buku sejarah Galuh yang akan menjadi pegangan bagi masyarakat Ciamis terutama generasi muda.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved