Banjir di Tasikmalaya, Anak-anak Naik Mobil Patroli Polisi dan BPBD ke Sekolah

Dua kampung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, terendam banjir, Senin (17/2/2020).

Banjir di Tasikmalaya, Anak-anak Naik Mobil Patroli Polisi dan BPBD ke Sekolah
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Petugas gabungan membantu anak-anak berangkat sekolah melintasi jalan yang terendam banjir di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Dua kampung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, terendam banjir, Senin (17/2/2020).

Banjir di Desa Tanjungsari itu akibat hujan lebat yang turun pada Minggu (16/2/2020) sepanjang siang hingga malam.

Tak hanya merendam rumah, banjir rutin yang akibat luapan Sungai Citanduy dan Cikidang ini juga merendam jalan kecamatan serta persawahan.

Sepanjang pagi, petugas Polsek, BPBD serta Koramil membantu pemberangkatan anak-anak ke sekolah. Pasalnya, jalan menuju sekolah terendam banjir hingga selutut orang dewasa.

"Sejak Senin dini hari air luapan dari kedua sungai terus memasuki Kampung Bojongsoban dan Hegarsari. Pagi hari air mulai masuk ke rumah-rumah antara 5-10 cm," ujar Kapten Heri Safari, Danramil Pagerageung, yang membawahi wilayah Kecamatan Sukaresik.

12 Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

Sejumlah Titik di Dayeuhkolot dan Baleendah Masih Terendam Banjir Malam Ini

Pemberangkatan anak-anak menuju sekolah menggunakan mobil patroli polisi serta BPBD. Kedua mobil tersebut bolak-balik mengangkut anak-anak yang hendak berangkat sekolah.

"Sementara warga diminta waspada, untuk menghadapi kemungkinan ketinggian air terus naik. Tapi sebenarnya bis juga surut karena hujan sejak dini hari mulai mereda," ujar Heri.

Beberapa kampung di Desa Tanjungsari selalu diterjang banjir jika Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang meluap.

Letak kampung-kampung itu diapit kedua sungai besar tersebut dan ketinggian daratan hampir sama dengan sungai.

Akibatnya, jika curah hujan tinggi, banjir melanda wilayah tersebut. 

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved