Heboh Kabar Aksi Penculikan di Sindangkerta KBB, Begini Kata Polisi

Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan beredarnya informasi terkait kasus penculikan di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta.

ilustrasi penculikan anak 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SINDANGKERTA - Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan beredarnya informasi terkait kasus penculikan di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta.

Informasi yang beredar sejak Jumat (14/2/2020) itu viral di sosial media.

Dalam postingan Facebook, misalnya, seorang warga menyebutkan penculiknya sudah tertangkap dan dia juga mengingatkan agar warga yang memiliki anak harus berhati-hati.

"Desa mekarwangi kecamatan sindang kerta tos ka tewak penculik. Hati-hati kanu gaduh murang kalih culik tos dugi ka ci beber," tulis warga dalam postingan Facebook lengkap dengan foto seorang yang diduga penculik.

Kapolsek Sindangkerta, AKP Surahmat, mengatakan informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks dan pihaknya tidak menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aksi penculikan.

"Orang yang dianggap oleh warga sebagai penculik merupakan masyarakat biasa yang mengalami gangguan kejiwaan ringan," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (16/2/2020).

Ia mengatakan, saat itu juga orang itu sudah dipulangkan ke daerahnya di Kota Bandung, sedangkan pergi ke daerah Desa Mekarwangi, dia diduga hanya berkunjung atau tersesat.

"Informasinya dari yang bersangkutan kurang jelas. Tapi yang pasti dia sudah dikembalikan ke keluarganya di Bandung," katanya.

Meskipun informasi penculikan itu hoaks, tetapi pihaknya meminta agar orangtua harus mengawasi anaknya ketika berada di luar rumah.

"Kalau ada yang mencurigakan, bisa laporkan ke pihak kepolisian agar langsung ditindaklanjuti," katanya.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat yang mengetahui informasi harus mengecek dahulu kebenarannya sebelum disebarluaskan kembali.

"Postingan di media sosial yang sebetulnya bikin gaduh, jad saring dulu informasinya sebelum disebarluaskan," ucap Surahmat.(*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved