PKB Bekasi dan Depok Bidik Kaum Milenial untuk Jadi Pengurus PAC

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi dan Depok merekrut

PKB Bekasi dan Depok Bidik Kaum Milenial untuk Jadi Pengurus PAC
istimewa
PKB Bekasi dan Depok Bidik Kaum Milenial untuk Jadi Pengurus PAC 

TRIBUNJABAR.ID - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi dan Depok merekrut Pengurus Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan dari kalangan milenial.

"Usia calon pengurus yang direkrut 35 tahun," ujar M. Faizin, Tim Adchoc konsolidasi penataan struktur DPAC PKB di wilayah Depok dan Kota Bekasi,Sabtu (15/02/2020).

Dijelaskan, perekrutan calon pengurus partai tersebut berpijak pada keputusan Muktamar Bali tahun 2019, dan Peraturan Partai Kebangkitan Bangsa Nomor 1 tahun 2019 BAB I Pasal 1 ayat 2 terkait Penataan, Pergantian, Perubahan Struktur, dan Penyeragaman masa bakti kepengurusan.

"Maka kami sampaikan bahwa DPW PKB Jawa Barat sesuai dengan kewenangan yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga akan mengawal proses Penataan Struktur DPAC se-Jawa Barat," kata Faizin yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Mencicipi Lezatnya Suki dan Barbeque di Raa Cha Grage Mall Cirebon, Ada Promo Cashback Loh

M. Faizin mengatakan, selain kriteria usia, bakal calon pengurus harus memiliki komiten kuat untuk membangun PKB.

"Ini komponen terpenting, karena percuma saja jika semua persyaratan terpenuhi tapi komitmennya lemah," ucap Faizin.

Persyaratan lain, lanjut dia, setiap calon harus menguasai keterampilan komputer dan aktif di media sosial. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi menjadi persyaratan penting mengingat saat ini dan ke depan merupan era teknologi informasi (IT).

"Penguasaan IT itu harus, apalagi sekarang sudah masuk era industri 4.0. Ya paling tidak menguasai IT untuk tingkat user (pengguna)-lah, misalnya mampu dan aktif berselancar di dunia maya, di antaranya media sosial," katanya.

Persyaratan lain, lanjut Faizin, para calon pengurus harus mempunyai pengalaman di organisasi kemasarakatan seperti karang taruna, majlis taklim, organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, atau organisasi lainnya.

"Pengetahuan beroganisasi itu jelas sangat penting, karena roda organisasi PKB harus berjalan dinamis, tidak boleh pincang," ujar Faizin.

Terakhir, kata dia, para calon pengurus dituntut mempunyai kemampuan dalam menyampaikan rencana program kerja organisasi. Hal ini dinilai penting agar PKB dari sejak level kecamatan sudah mampu merealisasikan visi misi partai.

Lawan Tim Liga 2, Persib Bandung Berjanji Tetap Tampil Maksimal, Siap Rotasi Pemain

"Organisasi partai itu jangan hanya dinamis di level pusat atau provinsinya saja, tapi harus aktif dari level bawahnya. Apalagi yang lebih tahu peta suara di lapangan itu ya level paling bawah," ujar Faizin.

Ia mencontohkan, bagaimana bisa partai meraih suara milenial jika semua pengurus di level kecamatannya diduduki oleh kalangan sepuh.

"Makanya PKB berkomitmen untuk merangkul semua kalangan terutama kalangan muda dengan bermodalkan tenaga-tenaga penggerak yang muda pula, cerdas dan kreatif," kata Faizin.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved