Pengelola Obyek Wisata Aryakiban Land Sebut, Belum Ada Sentuhan dari Pemerintah Desa

Pengelola obyek wisata Aryakiban Land yang menawarkan wahana River Tubing, Jujun Junaedi (43)

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ichsan
tribunjabar/eki yulianto
Suasana River Tubing di Obyek Wisata Aryakiban Land, di Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pengelola obyek wisata Aryakiban Land yang menawarkan wahana River Tubing, Jujun Junaedi (43) menyebutkan hingga kini belum ada sentuhan dari Pemerintah Desa terkait pengelolaan wisata.

Ia hanya bermodalkan iuran dari anggota Kelompok Masyarakat Peduli Sungai Sampah Sosial atau MPS untuk mengelola wisata yang berdiri di tanah seluas 4.000 m² itu.

"Untuk sekarang memang belum ada terkait sumbangsih pengelolaan wisata ini, tapi tidak tahu ke depannya," ujar Jujun saat ditemui di lokasi wisata, Sabtu (15/2/2020).

Untuk saat ini, disampaikannya, sumber dana untuk pengelolaan wisata dianggarkan melalui sumbangsih dari anggota Kelompok MPS maupun dari penjualan air mineral di lokasi wisata.

"Di sini kan belum ditarif, karena memang belum diresmikan, makanya tiket masuk saja pengunjung hanya diminta membeli air mineral sebesar Rp 5 ribu sebagai tanda masuk. Dari situ juga, sumber dana pengelolaan selama ini," ucapnya.

Keracunan di Acara Hajatan, Begini yang Dirasakan Korban Sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit

Jujun berharap, pihaknya sebagai pengelola meminta Pemerintah Desa untuk ikut andil dalam pengembangan obyek wisata tersebut.

Sehingga, dapat memiliki dapat yang positif terhadap desa khususnya masyarakat setempat itu sendiri.

"Ya kita minta sumbangsihnya, untuk ke depannya supaya kita pengelolaannya lebih profesional, ke depannya bisa bersaing dengan obyek wisata yang lainnya," kata Jujun.

Diketahui, melalui Kelompok Masyarakat Peduli Sungai Sampah Sosial (MPS) telah menghadirkan obyek wisata Aryakiban Land yang berada di Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.

Wisata yang menawarkan wahana River Tubing itu hingga kini belum dibuka secara resmi.

Namun, pengunjung sudah banyak berdatangan apalagi saat hari libur akhir pekan seperti sekarang ini.

Ada Museum hingga Plaza, Uu Ajak Warga Merapat ke Gedung Sate

Wisatawan akan menyusuri arus sungai kurang lebih 400 meter.

Setelah itu, diakhiri dengan peregangan kaki di kolam ikan yang berada di ujung obyek wisata tersebut.

Obyek wisata tersebut buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB untuk hari biasa, sedangkan pukul 08.00 WIB - 17.00 WIB libur akhir pekan.

Dengan biaya tiket masuk Rp 5 ribu rupiah, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh fasilitas yang ada.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved