Tertabraknya Sarnah oleh KA Kahuripan di Tasikmalaya Menyisakan Misteri Bagi Sang Suami

Tertabraknya Sarnah oleh KA Kahuripan di Tasikmalaya menyisakan misteri bagi sang suami.

Tertabraknya Sarnah oleh KA Kahuripan di Tasikmalaya Menyisakan Misteri Bagi Sang Suami
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Sejumlah petugas Kamar Mayat RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, mengurus jenazah Sarnah, Jumat (14/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tertabraknya Sarnah oleh KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong, di Rajapolah, Jumat (14/2/2020) pagi, hingga kepalanya terpisah dari tubuhnya masih menyisakan misteri

Suami korban, Suhdi (68), hingga saat ini masih tak mengetahui kenapa istrinya sampai berada di lokasi sedang jalan kaki.

Padahal walau kehabisan ongkos, dipastikan bisa naik angkutan umum sampai Tasikmalaya karena sudah difasilitasi polisi.

"Saya tahu istri saya kehabisan ongkos setelah ada surat keterangan dari Polsek Cibeunying Kidul yang menyebutkan istri saya kehabisan ongkos," ujar Suhdi.

Surat itu ditemukan polisi saat melakukan identifikasi di lokasi musibah.

Sarnah yang tinggal di Jalan Burujul III, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, tertabrak KA Kahuripan saat berjalan di rel KA di betulan Cirangon, Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (14/2/2020) pagi.

Akibat musibah itu, kepala korban terpisah dari tubuhnya. Kedua kakinya pun patah.

Sejak Selasa (11/2/2020) Sarnah pergi ke Ciamis dan dilanjutkan ke Bandung untuk menengok cucu-cucunya.

Pada Kamis (13/2/2020), Suhdi mendapat kabar dari anaknya bahwa Sarnah sudah pulang, tapi ditunggu hingga sore belum sampai.

Sedianya Suhdi Jumat (14/2/2020) pagi akan menyusul istrinya ke Bandung.

Almarhumah bisa saja diturunkan dari angkutan umum di sekitar lokasi kejadian atau bisa juga meminta turun sendiri.

"Kemungkinan dari situ ia bermaksud pulang jalan kaki ke rumah yang kebetulan rumah kami memang berada di tepi rel," katanya.

Namun begitu, tambah Suhdi, kejadian yang menimpa istrinya adalah takdir Allah.

"Istri saya sudah takdir-Nya meninggal seperti itu," ujarnya lirih, saat ditemui di Kamar Mayat RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tepi Rel KA Cirangkong Tasikmalaya, Motif Belum Diketahui

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved