Gedung Sate Dibuka untuk Umum pada Akhir Pekan Ini

Gedung Sate dibuka untuk umum layaknya car free day mulai Sabtu (15/2/2020) dan Minggu (16/2/2020).

Gedung Sate Dibuka untuk Umum pada Akhir Pekan Ini
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Gedung Sate 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gedung Sate dibuka untuk umum layaknya car free day mulai Sabtu (15/2/2020) dan Minggu (16/2/2020).

Pada kesempatan yang akan dirutinkan pada akhir pekan ini, masyarakat dapat menjelajahi taman depan, interior, taman belakang, dan museum Gedung Sate.

Kasubbag Urusan Dalam Biro Umum Setda Pemprov Jabar, Ervin Yanuardi Effendi, mengatakan hal ini dilakukan untuk membuka Gedung Sate sebagai tujuan wisata unggulan di Jabar. Gubernur Jabar Ridwan Kamil sendiri, katanya, menargetkan kunjungan ke Gedung Sate mencapai 100 ribu orang per tahun.

"Gubernur juga sudah mencanangkan dengan dibukanya taman depan dan taman belakang, Gedung Sate sebagai kawasan wisata. Kita ada pagelaran seni juga untuk hari Sabtu, ada pameran seni dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar untuk hari Minggunya," kata Ervin di Gedung Sate, Jumat (14/2/2020).

Foto wajah baru Gedung Sate tampak depan di Jalan Diponegoro. Sejumlah wisatawan sedang berfoto-foto, Kamis (30/1/2020).
Foto wajah baru Gedung Sate tampak depan di Jalan Diponegoro. Sejumlah wisatawan sedang berfoto-foto, Kamis (30/1/2020). (Tribun Jabar/Kemal Setia Permana)

Pembukaan Gedung Sate untuk umum, katanya, adalah untuk menarik pengunjung. Biro Umum juga sudah menyediakan tiga tour guide untuk mendampingi pengunjung.

"Museum kalau dulu jadi pusat kunjungan, sekarang sudah di depan dari Gedung Sate sampai taman belakang bisa dijelajahi. Ini gratis, kecuali masuk museum Rp 5.000," katanya.

Reformasi Pelayanan Publik dan Peningkatan Kualitas ASN Menjadi Fokus Utama Sekda Jabar Baru

Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja (Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam)

Nantinya, Gedung Sate akan dibuka untuk umum setiap Sabtu pukul 15.00-16.00 dan Minggu pada pukul 08.00-09.00. Pihaknya mencanangkan bahwa Gedung Sate akan menjadi pusat wisata yang menyenangkan yang nyaman.

"Ini harus didukung oleh masyarakat bahwa masyarakat harus menjaga keamanan di Gedung Sate, ketertiban. Saya menjamin ketika masyarakat masuk ke Gedung Sate, masyarakat akan disuguhkan oleh kenyamanan yang kita sediakan mulai dari keramahan dan kita jaga kebersihannya," katanya.

Ervin mengatakan pihaknya juga menyiapkan fasilitas lain dan pendukung seperti toilet portable dan tempat duduk pengunjung. Diperkirakan jumlah pengunjungnya sampai 1.000 per hari.

"Memang sejam itu kita arahkan. Tapi kalau realita di lapangannya ya sampai sore komunitas masih ada kegiatan ya kita ada wadah itu. Untuk ruang-ruang kerja kita amankan juga karena suka ada yang masih kerja saat akhir pekan," katanya. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved