Dana Bergulir LPDB Naik Rp 1,85 Triliun, Bisa untuk Kembangkan Koperasi dan UMKM

LPDB Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp 1, 85 triliun atau naik 8,8 % dari tahun sebelumnya.

Dana Bergulir LPDB Naik Rp 1,85 Triliun, Bisa untuk Kembangkan Koperasi dan UMKM
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Workshop Peranan Informasi Teknologi dalam Pelaporan dan Pengawasan Koperasi untuk Mendukung Pengembangan Jaringan Usaha Koperasi di Kantor Dinas Koperasi Kota Bandung, Jumat (14/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp 1, 85 triliun atau naik 8,8 % dari tahun sebelumnya.

Dana ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pengembangan UMKM dan koperasi.

Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan mengatakan, target penerima fasilitas pinjaman dana bergulir itu memang dikhususkan untuk para pelaku UMKM di sektor produktif.

Dukung Koperasi Digital, FUDiKI Deklarasikan FBE untuk Jalankan Sistem Ekonomi Kerakyatan

Dana ini untuk sektor produktif karena memiliki nilai tambah yang cukup besar.

"Penyaluran dana dana bergulir dikhususkan untuk sektor produktif dengan harapam dapat memberikan dampak positif baik untuk pengembangan usaha koperasi maupun anggota-anggota koperasi sendiri," kata Rully disela acara Workshop Peranan Informasi Teknologi dalam Pelaporan dan Pengawasan Koperasi untuk Mendukung Pengembangan Jaringan Usaha Koperasi di Kantor Dinas Koperasi Kota Bandung, Jumat (14/2/2020).

Dana LPDB menargetkan kualitas penerima dana bergulir tahun ini meningkat dan diprioritaskan untuk sektor produktif dibidang pertanian, perikanan dan kelautan, serta perindustrian, kehutanan, dan jasa keuangan simpan pinjam.

Pemkab Majalengka Gandeng Baznas Berikan Bantuan kepada Ratusan Warga

Untuk tahun 2020 penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM ditargetkan mencapai Rp 1,85 triliun atau meningkat 8,8 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 1,7 triliun.

Agar penyaluran ini optimal, LPDB akan memanfaatkan channel distribusi seperti lembaga fintech, BLUD, perusahaan penjamin, dan jaringan offtaker atau avalis.

Disinggung ada tidaknya persyaratan khusus bagi calon penerima dana bergulir, Rully mengatakan persyaratan tetap ada namun tidak akan membebenkan penerima. "Persyaratan kita tekan agar tidak membebankan masyarakat atau penerima dan," katanya. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved