Pemilik Obyek Wisata Batu Mahpar Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan, Angkat Bicara Soal Temuan Patung

Pemilik obyek wisata alam Batu Mahpar, Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan, angkat bicara soal temuan 22 patung batu di kawasan obyek wisata

Pemilik Obyek Wisata Batu Mahpar Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan, Angkat Bicara Soal Temuan Patung
Istimewa
Pemilik obyek wisata alam Batu Mahpar, Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan (kiri) berada di lokasi temuan puluhan patung batu, Rabu (12/2). (Istimewa) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pemilik obyek wisata alam Batu Mahpar, Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan, angkat bicara soal temuan 22 patung batu di kawasan obyek wisata yang terletak di Kampung Tegal Munding, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, ini.

Menurut Anton, patung tersebut sebenarnya mulai ditemukan tahun 2013, berbarengan dengan dibangunnya wisata alam itu.

Namun saat itu dirinya sedang berada di luar kota, sehingga meminta pekerjanya untuk mengubur kembali.

"Baru kali ini patung itu kami gali kembali yaitu sepanjang hari Minggu (9/2). Kami menemukan 22 patung termasuk patung mirip ganesha," kata Anton yang akrab dipanggil Abah ini, saat berada di lokasi, Rabu (12/2/2020).

Warga Diimbau Tak Lakukan Penggalian Lagi di Obyek Wisata Batu Mahpar yang Banyak Ditemukan Patung

Anton tak mempermasalahkan soal apakah patung-patung itu benda purbakala peninggalan sejarah (artefak) atau bukan.

Yang jelas di matanya patung-patung itu memiliki nilai seni dan sudah pasti dibuat zaman dulu.

"Patung-patung batu ini menurut saya buatan zaman dulu dan sudah tentu memiliki nilai seni. Itu saja yang ada dalam fikiran saya. Lihat saja, ada yang berbentuk monyet duduk, manusia kerdil duduk serta seperti patung ganesha. Ini menurut saya bernilai," kata Anton.

Temuan Patung-patung Batu yang Diduga Artefak di Tasikmalaya Jadi Obyek Selfi Wisatawan

Namun jika ada pihak yang ingin melakukan penelitian, Anton tidak keberatan.

"Silakan saja. Mau dari pemerintah atau pihak lain yang ingin meneliti, ya silakan," ujar Anton.

Seperti diberitakan, puluhan patung batu diduga artefak ditemukan di dua tempat di kawasan obyek wisata Batu Mahpar.

Soal Penemuan Patung di Tasikmalaya, Balai Arkeologi: Bukan Langgam Ganesha

Patung sebanyak 22 buah itu ditemukan di kedalaman antara 50 cm sampai satu meter.

Temuan puluhan patung itu kontan membuat heboh warga termasuk wisatawan yang berkunjung.

Bahkan patung mirip ganesah kerap dijadikan ajang berswafoto oleh wisatawan yang datang. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved