Kepulangan Warga Jabar dari Natuna Menunggu Konfirmasi Pemerintah Pusat

Kepulangan warga Jawa Barat yang dikarantina di Natuna menunggu konfirmasi pemerintah pusat.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan pemantauan atau pendampingan kepada sembilan warga Jawa Barat yang akan mengakhiri masa observasi setelah pulang dari Cina, selama 14 hari di Pulau Natuna.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar, mengatakan secara garis besar pihaknya masih menunggu informasi terakhir dari pemerintah pusat terkait dengan jadwal pemulangan warga Jabar dari Natuna

"Informasi awal, bukan pendampingan, tetapi pemantauan. Pembicaraan teknis juga belum. Masih menunggu kepastian pemulangan," ucap Dodo melalui ponsel, Kamis (13/2/2020).

Dodo mengatakan kemungkinan warga Jabar ini akan dijemput oleh keluarganya masing-masing.

Pihaknya pun bersedia menjalankan tugas dari pemerintah pusat jika ditugaskan memantau atau mendampingi warganya tersebut.

Proses observasi ini dilakukan terhadap total 238 WNI dari Wuhan, Cina

Semua WNI akan dipulangkan dari Hanggar Lanud Raden Sadjad Ranai di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, termasuk 47 orang kru penjemput.

Sehingga total yang dipulangkan 285 orang. 

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan pemerintah, masa observasi berlangsung sejak kedatangan mereka di Natuna sampai 14 hari, yakni hingga Minggu (16/2/2020).

Mereka dipulangkan karena merebaknya corona virus atau Covid-19 di Wuhan.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved