Sawah Tergenang Air Penyebab Longsor Sudah Disedot, Debit Air Kembali Meningkat Saat Hujan

Genangan air di sawah samping Tol Purbaleunyi ternyata beberapa hari yang lalu sudah dilakukan penyedotan oleh pihak dari PT Jasa Marga,

Sawah Tergenang Air Penyebab Longsor Sudah Disedot, Debit Air Kembali Meningkat Saat Hujan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi terkini longsor di Kampung Hegarmanah RT 3/4, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (12/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Genangan air di sawah samping Tol Purbaleunyi ternyata beberapa hari yang lalu sudah dilakukan penyedotan oleh pihak dari PT Jasa Marga, tetapi tidak maksimal karena kerap turun hujan deras.

Sawah yang tergenang air akibat longsor beberapa waktu lalu itu, penyebab longsor yang menerjang Kampung Hegarmanah RT 3/4, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (11/2/2020) malam.

Genangan air yang membuat sawah menjadi seperti kolam itu meluap setelah turun hujan deras, namun gorong-gorong di bawah Jalan Tol Purbaleunyi tersumbat hingga akhirnya jebol dan menerjang lahan persawahan terasering.

Kemudian longsor dari area persawahan terasering itu longsor hingga tanahnya terus bergerak ke bawah dan akhirnya menerjang permukiman warga.

"Sebelum longsor ini sudah ada upaya penyedotan oleh pihak Jasa Marga selama 4 hari, namun kedalamannya baru berkurang 5 meter," ujar Kepala Desa Mekarsari, Dede Supriadi saat ditemui di lokasi kejadian.

Namun, karena hujan deras terjadi secara terus menurus beberapa hari ini, debit airnya terus mengalami peningkatan hingga akhirnya tanah dari longsor di sekitar sawah itu masuk ke gorong-gorong.

Longsor Tebing di Samping Jalan Tol Purbaleunyi, Jasa Marga Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Normal

Longsor Susulan dari Tebing Tol Purbaleunyi Masih Bisa Terjadi, PVMBG Minta Segera Ditangani

"Kedalaman air di sawah yang ada di atas itu kurang lebih 15 meter, jadi sudah berbentuk situ, hingga airnya meluap," ucapnya.

Untuk saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak dari PT Jasamarga agar dilakukan penyedotan secara maksimal supaya air tidak kembali meluap.

Humas PT Jasa Marga Tol Purbaleunyi, Nandang Elan, mengatakan, saat terjadi longsor pihaknya sudah mengerahkan petugas dari PT Jasa Marga untuk standby di lokasi kejadian.

"Kami nasih melihat kondisi, dan tim juga sudah siap siaga di lokasi, bahkan bila diperlukan, kami akan melakukan penutupan lajur," katanya.

Meski terjadi longsor, pihaknya memastikan, hingga saat ini arus lalu lintas di Tol Purbaleunyi masih tetap berjalan normal dan jalan tol masih bisa digunakan oleh pengendara.

"Kedua jalur arah Bandung maupun arah Jakarta masih berjalan normal," kata dia.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved