Pembunuh Mertua Sekkab Lamongan Tertangkap Setelah 40 Hari Buron, Ini Pengakuan Sang Algojo

Sunarto yang menjadi anak tiri korban, Rowaini merupakan otak pembunuhan dibantu Imam sebagai eksekutornya.

Pembunuh Mertua Sekkab Lamongan Tertangkap Setelah 40 Hari Buron, Ini Pengakuan Sang Algojo
Hanif Manshuri/Surya
Sunarto dan Imam, tersangka pembunuhan berencana danan Pornomo tersangka penadah HP milik korban, Selasa (11/2/202). Imam membunuh mertua Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi yakni Rowaini atas suruhan Sunarto. 

TRIBUNJABAR.ID, LAMONGAN - Mertua Sekretaris Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi yakni Rowaini ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya,Jumat (3/1/2020) silam.

Selang 40 hari sejak ditemukannya jasad Rowaini yang bersimbah darah, pembunuhnya akhirnya tertangkap.

Eksekutornya adalah Imam dan dia adalah pembunuh bayaran yang disewa Sunarto.  

Kronologi lengkap pembunuhan mertua Sekkab Lamongan, Rowaini (68) diungkap oleh kedua pelaku, Sunarto (44) dan Imam kepada SURYA.co.id.

Sunarto yang menjadi anak tiri korban, Rowaini merupakan otak pembunuhan dibantu Imam sebagai eksekutornya.

Keduanya ditangkap polisi di rumahnya masing-masing pada Senin (10/2/2020) tanpa perlawanan setelah sembunyi selama 37 hari lamanya.

Saat digiring polisi di Mapolres Lamongan, mereka menceritakan motif dan kronologi pembunuhan terhadap Rowaini, mantan istri ayah Sunarto yang bernama Supangkat.

Supangkat pernah hidup bersama Rowaini selama 11 tahun. Supangkat juga pengusaha material bangunan terbesar di Karanggeneng, Lamongan.

Lantas, seperti apa kronologi lengkapnya pembunuhan sadis tersebut?

Berikut pengakuan dari kedua tersangka.

Untuk menghabisi nyawa perempuan tua itu, Sunarto tidak menjalankan aksinya sendirian.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved