MUI Ingatkan Generasi Muda untuk Tidak Merayakan Valentine

MUI Jabar, menegaskan bahwa Valentine yang diperingati setiap 14 Februari bukan bagian dari budaya Indonesia, meskipun disebut hari kasih sayang

MUI Ingatkan Generasi Muda untuk Tidak Merayakan Valentine
Tribun Jabar/Yongky Yulius
Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, KH Rafani Achyar saat ditemui di kantornya, Jalan L.L.RE. Martadinata 105, Cihapit, Kota Bandung, Jumat (10/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Jawa Barat, menegaskan bahwa Valentine yang diperingati setiap 14 Februari bukan bagian dari budaya Indonesia, meskipun diistilahkan sebagai hari kasih sayang.

Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar mengatakan, Valentine acap kali diekspresikan dengan cara yang negatif seperti melakukan pacaran bebas, yang bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan.

Apalagi, Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi norma agama dan asusila.

Larang Siswa Rayakan Hari Valentine, Disdik Kota Bandung: Tidak Ada di Budaya Kita

Menjelang Valentine, Petani dan Penyuplai Bunga Mawar di Lembang Marema, Harga Naik Ratusan Persen

"Jadi hari valentine itu kan budaya Barat yang dalam budaya Baratnya itu banyak hal negatif. Itu (Valentine) selalu diisi dengan istilah hari kasih sayang dan segala macam, namun diekspresikan dengan interaksi yang banyak dilarang oleh agama sehingga seperti terjadi pacaran bebas, dengan dalih ekspresi rasa cinta," ujar Rafani, saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).

Rafani mengimbau pada generasi muda terutama di Jawa Barat agar tidak ikut-ikutan meniru budaya Barat yang dapat merusak moral.

"Kita tidak anti budaya Barat, kalau budaya Barat yang positif seperti umpamanya kerja keras, tekun belajar, disiplin, itu yang patut ditiru, bukan pergaulan bebasnya," katanya.

Rafani pun mengaku setuju dengan surat edaran larangan merayakan hari Valentine yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Bandung.

"Kalau itu melarang kami setuju walaupun kami belum lihat larangannya. Kalau pertimbangan kami MUI itu demi mencegah kemafsadahan yang akan timbul, dan lebih besar mafsadahnya ketimbang manfaatnya," ucapnya.

Dinas Pendidikan Kota Bandung sudah mengeluarkan surat berisi larangan merayakan Valentine bagi murid tingkat dasar dan menengah pertama di Bandung. Surat itu ditujukan untuk kepala sekolah dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved