Bermula dari Laporan Penganiayaan, Pengedar Narkoba di Purwakarta pun Dibekuk Polres Purwakarta

AKP Heri mengatakan penangkapan pengedar narkoba itu bermula dari adanya laporan dari warga ke piket reserse kriminal tentang dugaan penganiayaan

Bermula dari Laporan Penganiayaan, Pengedar Narkoba di Purwakarta pun Dibekuk Polres Purwakarta
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Ilustrasi pelaku kejahatan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta membekuk pelaku pengguna yang juga pengedar narkoba di wilayah hukum Purwakarta, Rabu (12/2/2020). Pelaku berinisial AIP (30).

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius melalui Kasatnarkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nur Cahyo, mengatakan pelaku ini diamankan anggota kepolisian pada Kamis (23/1/2020) pukul 21.00 WIB.

"Kami bisa tangkap pelaku narkoba ini wilayah Tegalmunjul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta," ujarnya di Mapolres Purwakarta.

AKP Heri mengatakan penangkapan pengedar narkoba itu bermula dari adanya laporan dari warga ke piket reserse kriminal tentang dugaan penganiayaan terhadap seorang anak.

Anak itu, menurut laporan warga, mendapatkan penganiayaan hingga hendak dibuang ke sungai oleh bapaknya.

"Bapaknya melakukan itu (aniaya) karena dilaporkan oleh istrinya telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," ujarnya.

Dimulai dari Razia dan Napi Pemilik Narkoba Dihukum, Awal Mula Kerusuhan di Rutan Kabanjahe

Gara-gara Kasus Narkoba, Nama Asli Lucinta Luna Terkuak, Padahal Baru Pamer Jenis Kelamin di Paspor

Saat petugas kepolisian dari Reskrim Polres Purwakarta datang ke lokasi, warga pun tampak berkumpul juga Babinsa dan Babinkamtibmas yang tak berani masuk untuk menyelamatkan anak tersebut dari siksaan bapaknya.

"Tak berani masuk karena khawatir justru membahayakan nyawa si anak itu. Hingga kedatangan unit 1 reskrim Polres Purwakarta Aiptu Agus Permana yang berani mendobrak dan menyelamatkan anak tersebut," katanya.

AIP berhasil diringkus dan kemudian pihak kepolisian menggeledah rumahnya dan menemukan sejumlah barang bukti, mulai narkoba, bong, hingga timbangan digital.

"Kemudian Reskrim menyerahkan kasus narkoba ini ke kami di Resnarkoba. Ternyata memang orang ini merupakan target pencarian orang yang menjadi pengedar narkoba di wilayah Munjul dan Kota," ucap Heri.

Fix, Ini Jadwal Persib Bandung ke Solo, Tanding Lawan Persis Solo dan PSS Sleman

Persib Bandung Tak Punya Stadion Sendiri, Robert Alberts Singgung Lapangan di Si Jalak Harupat

Narkoba yang diamankan pihak polisi berjumlah 6,36 gram yang awalnya seharusnya 10 gram tapi sudah dibungkus-bungkus dan terpakai.

"Sebenarnya pelaku ini ada dua orang hanya satu pelaku masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atasnama Paul," ujarnya seraya menyebut AIP ini membeli barang-barang haram itu ke Paul yang telah menjadi target polisi setahun lalu.

Pelaku yang berhasil diamankan ini bakal dijerat dengan pasal 114 (2) Jo pasal 112 (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman maksimal pidana mati atau denda maksimal Rp 10 miliar. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved