Setelah Rajanya Ditahan Polisi, Sunda Empire Pun Runtuh, Satu Persatu Anggotanya Keluar
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan anggota kelompok Sunda Empire
TRIBUNJABAR.ID - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan anggota kelompok Sunda Empire satu persatu mulai meninggalkan kelompoknya.
Itu karena mereka merasa dibohongi oleh kelompok tersebut. "Anggotanya menyampaikan bahwa Sunda Empire suatu kebohongan, mereka keluar dari Sunda Empire," kata Erlangga dihubungi Selasa (11/2/2020).
Seperti diketahui, kelompok tersebut mengklaim memiliki uang senilai 500 juta dollar AS di Bank Swiss. Klaim tersebut menjadi senjata untuk mengiming-imingi anggotanya. "Mereka tergiur," ujarnya.
Perihal dana, polisi masih mendalami dengan menunggu surat dari Kedutaan Besar Swiss. Selain itu, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan dan kepribadian mereka, namun sampai saat ini hasilnya masih belum keluar.
• Shin Tae Yong RESMI Panggil 34 Pemain untuk Timnas Indonesia, Persib Bandung Sumbang Berapa?
Diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga tersangka terhadap tiga pimpinan Sunda Empire yakni Perdana Menteri Nasri Banks, Kaisar Raden Ratna Ningrum, dan Sekretaris Jendral Ki Ageng Raden Rangga.
Atas perbuatannya, polisi menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 14 dan atau 15 undang-undang RI No. 1 tahun 1946, dengan ancaman hukuman setinggi-tingginya 10 tahun
• Jadwal Persib Bandung vs Barito Putera, Belum Ada Pengumuman Siarang Langsung/Live untuk Bobotoh
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akhir Kisah Sunda Empire, Ditinggalkan Anggota Merasa Dibohongi Klaim 500 Juta Dollar AS di Bank Swiss",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ki-rangga-sasana-dari-sunda-empire-pakai-baju-tahanan.jpg)