Kalut dan Malu, Perempuan Ini Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan di Kamar Mandi, Pacar Menolak Nikah

Terjebak rasa malu, seorang pembantu atau asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayi yang baru dilahirkan.

Surya/Aminatus Sofya
ILUSTRASI ---Terjebak rasa malu, seorang pembantu atau asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayi yang baru dilahirkan. 

TRIBUNJABAR.ID - Terjebak rasa malu, seorang pembantu atau asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayi yang baru dilahirkan.

Perempuan berusia 22 tahun, RS, membunuh bayinya dengan cara melilit leher bayi dengan kain. Lalu membuangnya.

Perbuatan keji itu dilakukan karena diliputi rasa malu. Bayi yang dilahirkan hasil hubungan gelap dengan pacar.

Saat kehamilan itu disampaika kepada pacar, dia malah ditinggal dan sang pacar tak mau bertanggungjawab.

Pelaku Pembunuhan di Lapas Banceuy Ditempatkan di Sel Pengasingan Rutan Kebonwaru

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan, pelaku melakukan aksi di kamar mandi rumah majikannya di daerah Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Ketika itu tersangka beraksi didasari rasa malu dari hubungan yang terjadi antara RS dengan sang kekasih saat masih bekerja di Kalimantan Timur.

Menurut Mustakim, kekasihnya menolak untuk bertanggung jawab lalu meninggalkan tersangka saat dinyatakan positif hamil.

Sementara ketika RS pindah bekerja sebagai ART di tempatnya sekarang, ia tidak menyebutkan pada majikan dan rekannya sesama ART lain bahwa ia sedang hamil.

"Dia nggak terus terang. Jadi badannya kecil, cuma dia enggak mau terus terang kalau dia itu hamil, mungkin malu," tutur Mustakim.

Wanita Tewas Terkapar Kehabisan Darah di Pos Polisi di Polman, Ternyata Dibunuh Pacar Sendiri

Ibu Bunuh Bayinya yang Baru Dilahirkan, Dimasukkan Mesin Cuci

Halaman
123
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved