Tribun Health

Konsep Pengurangan Risiko Solusi Tambahan Kurangi Penyakit Tidak Menular?

Konsep pengurangan risiko atau harm reduction tengah didorong sebagai salah satu solusi tambahan untuk mengurangi masalah penyakit tidak menular.

Konsep Pengurangan Risiko Solusi Tambahan Kurangi Penyakit Tidak Menular?
THINKSTOCK
Dokter pegang tulisan diabetes. 

Adapun yang termasuk jenis penyakit tidak menular adalah penyakit kardiovaskular (serangan jantung dan stroke), kanker, penyakit pernapasan kronis (penyakit paru obstruktif kronis dan asma), dan diabetes.

“Dulu, banyak penderita penyakit menular yang menyebabkan kematian, terutama di Indonesia. Sekarang, karena bergesernya gaya hidup, yang jadi problem adalah penyakit tidak menular,” tegas Sho’im.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, penyakit tidak menular, seperti kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes mellitus, dan hipertensi mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2013.

Prevalensi kanker naik dari 1,4 persen menjadi 1,8 persen dan prevalensi stroke menjadi 10,9 persen dari 7 persen.

Penyakit ginjal kronik naik 2 persen menjadi 3,8 persen.

Ahli dari Harvard Soroti Tak Ada Kasus Terinfeksi Virus Corona di Indonesia

Diabetes melitus naik dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen serta hipertensi naik dari 25,8 persen menjadi 31,4 persen.

Pakar Kesehatan dari Polandia, Andrzej M. Fal, dalam konferensi tersebut menjelaskan bahwa penyakit tidak menular menciptakan ancaman besar bagi perekonomian negara yaitu peningkatan biaya perawatan pasien dan peningkatan rasio ketergantungan.

Untuk itu, Andrzej menyarankan tiga poin penting.

Pertama, keperluan untuk mengadopsi investasi dalam kebijakan kesehatan dengan membiayai pendidikan kesehatan dan pencegahan primer.

Kedua, mengadopsi pendekatan baru termasuk pendekatan pengurangan dampak risiko.

Halaman
1234
Editor: Hilda Rubiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved