Breaking News:

Dedi Mulyadi Menilai ISIS Tidak Perlu Dibuat Pro Kontra Lagi, Itu Sudah Final Kejahatan Ideologi

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi meminta pemerintah tidak lagi membuat narasi tentang pengembalian anggota ISIS

istimewa
Dedi Mulyadi 

Karena sudah mengorbankan satu siklus generasi manusia, kata Dedi, maka ideologi ISIS tak usah lagi dibawa ke ranah publik yang melahirkan pro kontra karena itu bukan pilihan demokrasi yang kebenarannya ditentukan berapa besar dukungan di media sosial.

"Sebab, kalau kemudian sentimen pro menguat karena ada kekuatan buzzer yang dibayar, apa negara akan mengikuti sentimen itu? Kan tidak," kata Dedi.

Analisis Persib Bandung vs Barito Putera, Aji Nurpijal: Posisi Fabiano Sebaiknya Insidental Saja

Dia menegaskan, anti-ideologi ISIS merupakan keputusan penting yang tidak mesti dibawa ke ranah berpikir demokrasi. Ideologi itu sudah jelas dilarang dan tidak bisa ditawar lagi.

"Seperti salat, tak usah diwacanakan wajib atau tidak, itu sudah wajib kok. Begitu juga dengan ISIS. Itu sudah tak usah diperdebatkan lagi, sudah wajib dilarang. Hukumnya, fardu ain, bukan kifayah lagi, bos," ujarnya.

Menurutnya, urusan ideologi ISIS bukan lagi dipegang Kementerian Agama karena itu bukan masalah agama, melainkan stabilitas negara dan keamanan nasional.

"Keputusannya oleh BIN," ujar mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved